Badrudin, Muhamad Badar (2026) Transformasi mindset dari tradisional ke digital: Impilkasinya dalam optimalisasi pemanfaatan aplikasi administrasi di pondok pesantren: Studi kasus di Pondok Pesantren Darussalam Kasomalang Subang. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1. TESIS_Badrudin_Cover.pdf Download (296kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. TESIS_Badrudin_Abstrak.pdf Download (385kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. TESIS_Badrudin_Daftar Isi.pdf Download (279kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
Surat Pernyataan Karya Sendiri (13).pdf Download (208kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4. TESIS_Badrudin_Bab I.pdf Download (489kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5. TESIS_Badrudin_Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (571kB) |
||
|
Text (BAB III)
6. TESIS_Badrudin_Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (375kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7. TESIS_Badrudin_Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
8. TESIS_Badrudin_Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. TESIS_Badrudin_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10. TESIS_Badrudin_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
INDONESIA: Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan paradigma pengelolaan administrasi pendidikan, termasuk di lingkungan pondok pesantren yang selama ini identik dengan sistem kerja tradisional. Dalam praktiknya, pengelolaan administrasi pesantren masih banyak bergantung pada cara manual, pengalaman personal, dan kebiasaan lama, sehingga menimbulkan berbagai persoalan seperti inefisiensi kerja, rendahnya akurasi data, serta tingginya beban administratif. Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan utama digitalisasi pesantren tidak hanya terletak pada ketersediaan teknologi, tetapi terutama pada cara berpikir (mindset) para pengelola dan pengguna sistem administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi mindset tradisional dalam pengelolaan pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam Kasomalang, menganalisis proses transformasi mindset dari tradisional ke digital, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan dan hambatan dalam transformasi tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis implikasi transformasi mindset terhadap pemanfaatan aplikasi administrasi, serta bagaimana optimalisasi pemanfaatan aplikasi tersebut mendukung manajemen pendidikan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pimpinan pesantren, pengelola administrasi, guru, serta pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penggunaan aplikasi administrasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika perubahan mindset dan praktik digitalisasi administrasi di lingkungan pesantren. Kerangka teoretis penelitian ini mengintegrasikan teori mindset Carol S. Dweck (2006) untuk memahami pergeseran pola pikir dari fixed mindset menuju growth mindset, teori pergeseran paradigma kerja dari man power ke computer power yang dikemukakan oleh Zorlu Senyucel (2009), serta DeLone & McLean Information System Success Model (2003) sebagai lensa analitis untuk menjelaskan implikasi transformasi mindset terhadap keberhasilan pemanfaatan aplikasi administrasi. Ketiga pendekatan teori tersebut digunakan secara kualitatif untuk membaca perubahan budaya kerja, perilaku pengguna, dan optimalisasi sistem informasi di pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi mindset digital di Pondok Pesantren Darussalam Kasomalang berlangsung secara bertahap melalui fase penolakan, coba-coba, penerimaan, hingga integrasi. Keberhasilan transformasi mindset dipengaruhi oleh kesiapan mental individu, persepsi manfaat teknologi, dukungan kepemimpinan, kebutuhan kelembagaan, serta kemudahan sistem. Sementara itu, hambatan utama berasal dari faktor psikologis, kultural, kompetensi digital, dan keterbatasan teknis. Transformasi mindset tersebut berimplikasi positif terhadap pemanfaatan dan optimalisasi aplikasi administrasi, yang ditandai dengan meningkatnya efisiensi kerja, akurasi data, koordinasi antar bagian, serta pergeseran pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi administrasi pesantren merupakan proses perubahan budaya dan cara berpikir yang dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai pesantren.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transformasi Mindset; Digitalisasi Administrasi; Pesantren |
| Subjects: | Islam Islam Umum Education > General Publications of Education Education > Organization of Education Educational Institutions, Schools and Their Activities > School Administration |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Muhamad Badar Badrudin |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 06:50 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 06:50 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132056 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



