Hakim, Antonio Gusmantara Ihsan Nur (2026) Pengaruh Work-Life Balance terhadap Quiet Quitting Tendency dengan Job Satisfaction sebagai variabel mediasi pada pekerja generasi Z di Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
This is the latest version of this item.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT BEBAS PLAGIASI)
Surat Bebas Plagiasi.pdf Download (256kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (2MB) |
||
|
Text (BAB II)
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Fenomena Quiet Quitting Tendency menjadi perhatian dalam dunia kerja modern karena banyak pekerja Generasi Z memilih bekerja sesuai tugas utama tanpa memberikan usaha berlebih di luar pekerjaannya. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan cara pandang Generasi Z yang lebih memprioritaskan keseimbangan kehidupan dan pekerjaan (Work-Life Balance) demi menjaga kesejahteraan pribadi dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Life Balance terhadap Quiet Quitting Tendency dengan Job Satisfaction sebagai variabel mediasi pada pekerja Generasi Z di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden pekerja Generasi Z berusia 20–29 tahun di Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode causal step Baron dan Kenny serta Uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance tidak berpengaruh signifikan terhadap Quiet Quitting Tendency, yang berarti keseimbangan kehidupan dan pekerjaan belum tentu secara langsung menurunkan kecenderungan pekerja Generasi Z untuk melakukan Quiet Quitting. Namun, Work-Life Balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Job Satisfaction, yang menunjukkan bahwa semakin baik keseimbangan kehidupan dan pekerjaan yang dirasakan pekerja, maka semakin tinggi tingkat Job Satisfaction mereka. Selanjutnya, Job Satisfaction terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Quiet Quitting Tendency, yang mengindikasikan bahwa pekerja yang merasa puas terhadap pekerjaannya tetap dapat memilih bekerja sesuai batas tanggung jawab yang mereka tetapkan. Hasil Uji Sobel menunjukkan Job Satisfaction mampu memediasi secara signifikan pengaruh Work-Life Balance terhadap Quiet Quitting Tendency. Bentuk mediasi yang terjadi adalah partial mediation dengan pola inconsistent mediation.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Work-Life Balance; Quiet Quitting Tendency; Job Saticfaction; Generasi Z |
| Subjects: | General Management General Management > Personnel Management |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Antonio Gusmantara Ihsan Nur Hakim |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 07:35 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 08:03 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132258 |
Available Versions of this Item
-
Pengaruh Work-Life Balance terhadap Quiet Quitting Tendency dengan Job Satisfaction sebagai Variabel Mediasi pada Pekerja Generasi Z di Kota Bandung. (deposited UNSPECIFIED)
- Pengaruh Work-Life Balance terhadap Quiet Quitting Tendency dengan Job Satisfaction sebagai variabel mediasi pada pekerja generasi Z di Kota Bandung. (deposited 09 Jun 2026 07:35) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |



