Analisis gaya bahasa dalam puisi ”Syiwa-Nataraja” karya sanusi panedan pemanfaatannya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas

Sophia, Ratna and Rahman, Ahmad Syaeful and Bustomi, Bustomi (2026) Analisis gaya bahasa dalam puisi ”Syiwa-Nataraja” karya sanusi panedan pemanfaatannya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 9 (1). pp. 84-114. ISSN 2622-1810

[img] Text
Ratna+Sophia+Jurnal+Estetik.pdf

Download (844kB)
Official URL: https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/estetik/...

Abstract

INDONESIA: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan fungsi gaya bahasa dalam puisi “Syiwa-Nataraja” karya Sanusi Pane menggunakan pendekatan stilistika serta pemanfaatannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk deskriptif-analitik dengan menggunakanpendekatanobjektifsastra.Sumberdatapenelitianadalahpuisi“Syiwa-Nataraja” karya Sanusi Pane yang menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik catat dan analisis datanya menggunakan langkah-langkah analisis stilistika Leech dan Short dengan analisis isi (content analysis). Penelitian ini juga memfokuskan pada keabsahan data yang dilakukan dengan teknik intra-rater dan teknik inter-rater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam puisi tersebut ditemukan delapan jenis majas dengan jumlah keseluruhan 77 data, yaitu metafora (30 data), personifikasi (10 data),simile(3data),hiperbola(12data),alusi(4data),repetisi(10data),paralelisme(8 data), dan paradoks (1 data). Penggunaan gaya bahasa tersebut berperan dalam membangun keindahan estetika dan memperkuat ekspresi makna puisi yang menggambarkan perjalanan spiritual serta pencarian makna dan kemerdekaan diri. Hasil penelitian ini relevan dimanfaatkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA, khususnya pada kelas XI dalam materi apresiasi puisi bertema kehidupan bermakna, sebagai materi ajar untuk membantu peserta didik memahami peran majas dalam membangun makna dan keindahan puisi. INGGRIS: This study aims to describe the types and functions of stylistic devices in Sanusi Pane’s poem “Syiwa-Nataraja” using a stylistic approach, as well as their application in Indonesian language instruction at the high school level. This study employs a qualitative, descriptive-analytical method using an objective literary approach.Thedata source for thisstudyisthe poem“Syiwa-Nataraja” bySanusiPane. Data collection involved note-taking, and data analysis utilized the stylistic analysis steps proposed by Leech and Short, combined with content analysis. This study also focused on data validity, which was assessed using intra-rater and inter-rater techniques.Theresultsofthestudyindicatethateighttypesoffiguresofspeechwere identifiedinthepoem,totaling77instances:metaphor(30instances),personification(10 instances),simile(3instances),hyperbole(11instances),allusion(4instances),repetition(10 instances), parallelism (8 instances), and paradox (1 instance). The use of these figuresofspeechplaysaroleinbuildingaestheticbeautyandreinforcingtheexpressionof the poem’s meaning, which depicts a spiritual journey as well as the search for meaningand self-liberation.Theresultsof thisstudyare relevantfor use in Indonesian language instructionat the highschool level,particularlyin11th-gradeclassescovering the appreciation of poetry themed around meaningful life, as instructional material to help studentsunderstand the role of figuresof speech inconstructingthe meaningand beauty of poetry.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: GayaBahasa; Majas; Puisi; Pembelajaran; BahasaIndonesia
Subjects: Indonesia
Language
Education, Research of Language, Related Topics of Language
Linguistics
Literature
Education and Research of Literatures
Latin Literatures
Latin Poetry
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: Ratna Sophia
Date Deposited: 10 Jun 2026 03:14
Last Modified: 10 Jun 2026 03:14
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132403

Actions (login required)

View Item View Item