Akhsan, Reski Muhammad (2026) Manajemen strategik dalam pembagian peran pembimbing di PPIU Madinah Iman wisata Bandung tahun 2025. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (135kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRACK.pdf Download (158kB) |
|
|
Text (TURNITIN)
Turnitin.pdf Download (406kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI (1).pdf Download (176kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (351kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II (1).pdf Restricted to Registered users only Download (444kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (858kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (171kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, sehingga menuntut Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk menerapkan manajemen yang profesional, khususnya dalam pengelolaan pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perumusan, implementasi, dan evaluasi manajemen strategik dalam pembagian peran pembimbing ibadah umrah di PPIU Madinah Iman Wisata Bandung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan Direktur Cabang Bandung, Dewan Manasik dan Pembimbing, serta jemaah umrah, studi literatur, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga tahapan manajemen strategik menurut Fred R. David (2017) telah dijalankan oleh PPIU Madinah Iman Wisata Bandung, namun dengan tingkat formalitas dan kelengkapan dokumentasi yang masih perlu ditingkatkan. Pada tahap perumusan, visi organisasi menjadi dasar normatif penetapan standar kompetensi pembimbing, termasuk kewajiban sertifikasi melalui BNSP dan Sertifikasi Pembimbing Manasik haji profesional yang di selenggarakan UIN Bandung atau instansi lainnya. Pada tahap implementasi, koordinasi dipusatkan pada Dewan manasik melalui program bimbingan empat pertemuan dalam sebulan, dengan pembagian sesi teoritis dan praktis menggunakan fasilitas simulasi ibadah. Pada tahap evaluasi, tinjauan pascapelaksanaan berhasil mengidentifikasi dua kesenjangan strategis, yaitu keterbatasan jumlah pembimbing bersertifikat dan sistem pengawasan yang terlalu terpusat. Penelitian menyimpulkan bahwa PPIU Madinah Iman Wisata Bandung berada dalam fase transisi menuju sistem manajemen bimbingan yang lebih sistemik dan terlembagakan. Tantangan utama ke depan adalah Mentransformasi sistem yang berbasis kapabilitas personal menjadi sistem berbasis prosedur kelembagaan yang dapat direplikasi secara konsisten. Dengan demikian, apabila manajemen strategik diimplementasikan dengan melakukan perumusan visi, misi dan tujuan serta evaluasi yang baik untuk mengambil sebuah keputusan lintas fungsi, maka manajemen strategik yang dihasilkan untuk proses pembagian peran fasilitator/ pembimbing suatu program akan menghasilkan keputusan yang lebih baik lagi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Manajemen Strategik; Pembagian Peran; Pembimbing Umrah; PPIU; Bimbingan Manasik |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Umrah |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Manajemen Haji dan Umrah |
| Depositing User: | Reski Muhammad Akhsan |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 08:45 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 08:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132404 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



