Analisis model mangsa-pemangsa tiga kompartemen dengan efek difusi, waktu tunda, serta pemanenan

Permana, Dede Alif (2026) Analisis model mangsa-pemangsa tiga kompartemen dengan efek difusi, waktu tunda, serta pemanenan. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (326kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (83kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (100kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB) | Request a copy

Abstract

Model mangsa-pemangsa tiga kompartemen (mangsa, pemangsa menengah, pemangsa puncak) dikembangkan dengan mengintegrasikan efek difusi spasial, waktu tunda diskrit (gestasi dan konversi biomassa), serta pemanenan proporsional pada dua level trofik terbawah. Tujuan penelitian adalah merumuskan model, menganalisis dinamika kestabilan lokal dan bifurkasi Hopf akibat variasi waktu tunda, serta menentukan strategi pemanenan berkelanjutan berdasarkan konsep Maximum Sustainable Yield (MSY). Metode yang digunakan meliputi analisis titik kesetimbangan, linierisasi dengan matriks variasi, kriteria Routh–Hurwitz, serta simulasi numerik menggunakan GNU Octave pada domain spasial satu dan dua dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik kesetimbangan interior koeksistensi eksis dan stabil asimtotik lokal pada kondisi tertentu. Waktu tunda tunggal maupun ganda memicu bifurkasi Hopf ketika melewati nilai kritis (τ∗1 = 0.6191, τ∗2 = 148.8016 tanpa pemanenan), sementara difusi murni tidak menghasilkan instabilitas Turing. Pemanenan pada laju aman (h1 = 0.1, h2 = 0.3) meningkatkan nilai kritis waktu tunda (menjadi τ∗1 = 1.0738, τ∗2 = 166.1013) dan menjaga koeksistensi, berbeda dengan pemanenan MSY matematis yang menyebabkan kepunahan spesies. Kesimpulannya, integrasi difusi, waktu tunda, dan pemanenan menghasilkan dinamika kompleks, dengan waktu tunda sebagai destabilisator utama dan pemanenan terkendali sebagai agen stabilisasi yang memperlambat terjadinya bifurkasi Hopf.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Matematika; Pemodelan Matematika; Matematika Biologi; Matematika Ekologi
Subjects: Applied mathematics > Special Topics of Applied Mathematics
Ecology > Food Chains
Ecology > Ecology of Specific Ocean and Sea
Ecology > Competition Ecological
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Matematika
Depositing User: Dede Alif Permana
Date Deposited: 22 Jun 2026 04:19
Last Modified: 22 Jun 2026 04:19
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133000

Actions (login required)

View Item View Item