Persentuhan agama dan budaya lokal : Studi tradisi ngagotong lisung dan permainan bola leungeun seuneu di Pesantren Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi

Saehudin, Saehudin (2026) Persentuhan agama dan budaya lokal : Studi tradisi ngagotong lisung dan permainan bola leungeun seuneu di Pesantren Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi. Doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
Cover (2).pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (314kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
Surat Bebas Plagiasi_Saehudin_terbuka.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi Ok OK.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (477kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (915kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (367kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V OK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)

Abstract

persentuhan agama dan budaya lokal (studi tradisi ngagotong lisung dan permainan bola leungeun seuneu di pesantren dzikir al-fath kota sukabumi) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan budaya yang hidup dalam lingkungan pesantren dipahami secara terbatas, karena pesantren sering kali diposisikan semata-mata sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang normatif atau sebagai ruang pelestarian budaya yang bersifat statis. Pendekatan tersebut belum sepenuhnya mampu menjelaskan bagaimana tradisi yang hidup di lingkungan pesantren berfungsi sebagai medium produksi makna, sakralitas, dan pembentukan identitas kolektif. Dalam konteks ini, Pesantren Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi menghadirkan fenomena khas melalui integrasi ajaran Islam dan budaya lokal Sunda, seperti tradisi Ngagotong Lisung dan permainan Bola Leungeun Seuneu, yang tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dimaknai sebagai praktik keberagamaan yang hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif fungsi struktural dan makna simbolik yang terkandung dalam tradisi, serta mengungkap proses integrasi antara nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal dalam kehidupan pesantren. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan bagaimana tradisi berperan sebagai media internalisasi nilai-nilai religius, pembentukan kesadaran kolektif, serta konstruksi identitas kultural dan religius dalam komunitas pesantren. Penelitian ini menggunakan kerangka teoritik yang memadukan teori agama sebagai sistem simbol dari Clifford Geertz, konsep sakral dan profan dari Mircea Eliade, serta pendekatan lived religion dari Meredith B. McGuire. Kerangka ini digunakan untuk memahami tradisi sebagai konstruksi makna yang membentuk cara pandang religius, menganalisis proses sakralisasi dalam praktik budaya, serta menjelaskan bagaimana nilai-nilai keagamaan dihayati dan dipraktikkan dalam kehidupan komunitas pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan antropologi agama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interpretatif dengan pendekatan thick description untuk mengungkap makna simbolik di balik praktik tradisi. Kerangka teori yang digunakan meliputi teori agama sebagai sistem simbol, konsep sakral dan profan, serta lived religion, yang menjadi dasar dalam menjelaskan keterkaitan antara simbol, ritus, dan pengalaman religius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ngagotong Lisung dan permainan Bola Leungeun Seuneu tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi budaya, tetapi juga sebagai sistem simbol yang mengandung nilai religius, sosial, dan filosofis, serta menjadi media internalisasi nilai keislaman dan penguatan solidaritas sosial. Tradisi tersebut merepresentasikan proses sakralisasi melalui simbol dan ritus, sekaligus membentuk struktur makna dan identitas kolektif komunitas pesantren.

Item Type: Thesis (Doktoral)
Additional Information: TIDAK ADA LAMPIRAN
Uncontrolled Keywords: Agama; budaya lokal; pesantren; simbol; sakralitas; identitas kolektif
Subjects: Doctrines of Religions
Religious Ethics
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Kota dan Tempat Suci dalam Agama Islam
Religious Leaders Biography > Other Religions Leaders Biography
Divisions: Pascasarjana Program Doktor > Program Studi, Studi Agama Agama > Konsentrasi Religious Studies
Depositing User: Saehudin Saehudin
Date Deposited: 26 Jun 2026 02:47
Last Modified: 26 Jun 2026 02:47
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133229

Actions (login required)

View Item View Item