Penyuluhan Islami tentang penggunaan alat kontrasepsi modern untuk membentuk sikap penerimaan pasangan usia subur : Penelitian pada program bangga kencana kelurahan Cipadung Kulon, Kecamata Panyileukan, Kota Bandung

Chantika, Angelica Maulani Poetri (2026) Penyuluhan Islami tentang penggunaan alat kontrasepsi modern untuk membentuk sikap penerimaan pasangan usia subur : Penelitian pada program bangga kencana kelurahan Cipadung Kulon, Kecamata Panyileukan, Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftar isi.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (368kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (370kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (473kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB) | Request a copy
[img] Text
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB) | Request a copy
[img] Text
10_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Rendahnya tingkat penerimaan pasangan usia subur terhadap penggunaan alat kontrasepsi modern masih menjadi persoalan krusial dalam pelaksanaan program Bangga Kencana di Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung. Berbagai hambatan seperti kurangnya pengetahuan, kekhawatiran terhadap efek samping, pengaruh mitos, serta pemahaman keagamaan yang kurang tepat memengaruhi keputusan pasangan usia subur dalam menggunakan kontrasepsi modern. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar: (1) bagaimana sikap penerimaan pasangan usia subur terhadap kontrasepsi modern; (2) bagaimana proses penyuluhan Islami dilaksanakan; dan (3) sejauh mana penyuluhan Islami berperan dalam membentuk sikap penerimaan tersebut. Permasalahan tersebut menegaskan perlunya pendekatan edukatif yang tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga sesuai dengan nilai keagamaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis proses penyuluhan Islami dalam meningkatkan pemahaman dan sikap penerimaan pasangan usia subur terhadap penggunaan alat kontrasepsi modern. Secara khusus, penelitian ini berupaya: (1) menggambarkan kondisi sikap penerimaan pasangan usia subur sebelum dan sesudah penyuluhan; (2) mendeskripsikan pelaksanaan penyuluhan Islami yang diberikan di lingkungan masyarakat; serta (3) menilai efektivitas penyuluhan Islami dalam mengubah persepsi dan memfasilitasi penerimaan terhadap metode kontrasepsi modern. Analisis penelitian ini didasarkan pada tiga landasan teori utama, yaitu Theory of Planned Behavior, Model Komunikasi Persuasif, dan Social Learning Theory. Theory of Planned Behavior digunakan untuk memahami bagaimana sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol diri memengaruhi niat penggunaan kontrasepsi modern. Model Komunikasi Persuasif menjelaskan bagaimana kualitas sumber, pesan, dan saluran penyuluhan Islami memengaruhi perubahan sikap. Sementara itu, Social Learning Theory membantu memahami bagaimana contoh, penguatan sosial, dan figur berpengaruh seperti penyuluh membentuk penerimaan pasangan usia subur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis untuk menggali pemaknaan subjektif pasangan usia subur terhadap penyuluhan Islami dan penggunaan kontrasepsi modern. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi yang melibatkan penyuluh keluarga berencana, ketua program, dan pasangan usia subur. Data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interaktif sehingga memberikan gambaran utuh mengenai proses penyuluhan dan dinamika penerimaan kontrasepsi di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan Islami berperan signifikan dalam meningkatkan pengetahuan, mengurangi kekhawatiran, dan meluruskan persepsi keliru terkait kontrasepsi modern. Integrasi informasi medis dengan nilai keagamaan terbukti meningkatkan rasa aman dan keyakinan pasangan usia subur dalam mempertimbangkan penggunaan kontrasepsi. Keterlibatan penyuluh yang kompeten juga memperkuat legitimasi pesan penyuluhan dan mendorong perubahan sikap yang lebih positif. Secara keseluruhan, penyuluhan Islami terbukti efektif sebagai pendekatan yang relevan dan kontekstual dalam membentuk sikap penerimaan terhadap penggunaan alat kontrasepsi modern.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: penyuluhan Islami; kontrasepsi modern; pasangan usia subur; sikap penerimaan; Bangga Kencana
Subjects: Conscious Mental Process and Intelligence > Communication Psychology
Social Welfare, Problems and Services > Marriage Counseling
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Angelica Maulani Poetri Chantika
Date Deposited: 08 Jul 2026 06:39
Last Modified: 08 Jul 2026 06:39
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133947

Actions (login required)

View Item View Item