Pengaruh kompetensi dan keterlibatan kerja terhadap perilaku kerja inovatif dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung

Hendriawan, Andre (2026) Pengaruh kompetensi dan keterlibatan kerja terhadap perilaku kerja inovatif dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
SK BEBAS PLAGIARISM.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (259kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (652kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V_andre hendriawan-1229240020.pdf
Restricted to Registered users only

Download (37kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fluktuasi Indeks Inovasi Kota Bandung yang menunjukkan perilaku kerja inovatif ASN belum stabil. Hal ini diduga dipengaruhi oleh kompetensi yang belum merata, keterlibatan kerja yang menurun, serta kepuasan kerja yang belum optimal, sementara potensi inovatif pegawai belum didukung secara maksimal. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan menguji pengaruh kompetensi dan keterlibatan kerja terhadap perilaku kerja inovatif dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Penelitian ini menggunakan teori kompetensi dari Wibowo (2016), teori keterlibatan kerja dari Fluegge (2014), teori kepuasan kerja dari Smith et al (1996) dan teori perilaku kerja inovatif dari De jong & Hartog (2010). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPls 4.1.1.8 dengan uji statistik deskriptif, analisis model pengukuran (Outer Model), analisis model struktural (Inner Model) dan analisis hipotesis. Pembahasan hasil penelitian menunjukan bahwa, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif dengan nilai p-value 0,024 < 0,05. Keterlibatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai p-value 0.000 < 0,05. Kompetensi tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja dengan nilai p-value 0,499 > 0,05. Keterlibatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai p-value 0,000 < 0,05. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif dengan nilai p-value 0,019 < 0,05. Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara keterlibatan kerja dengan perilaku kerja inovatif dengan nilai p-value 0,023 < 0,05. Namun kepuasan kerja tidak mampu memediasi hubungan antara kompetensi dengan perilaku kerja inovatif dengan nilai p-value 0,499 > 0,05.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Kompetensi; Keterlibatan Kerja; kepuasan kerja; Perilaku Kerja Inovati
Subjects: Culture and Institutions
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Manajemen
Depositing User: andre hendriawan
Date Deposited: 14 Jul 2026 07:14
Last Modified: 14 Jul 2026 08:36
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135503

Actions (login required)

View Item View Item