Herlinda, Herlinda (2026) Strategi komunikasi humas Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung dalam mensosialisasikan pentingnya olahraga masyarakat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (146kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (192kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
plagiarisme (5).pdf Download (482kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf Download (273kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_BAB 1.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (34kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
lampiran 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Strategi komunikasi humas berperan penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap olahraga. Melalui berbagai program sosialisasi, KORMI Kabupaten Bandung berhasil melibatkan 4.263 pegiat aktif, 7.500 pecinta olahraga, dan menjangkau 17.600 pengikut Instagram sebagai bagian dari komunikasi digital organisasi. Upaya ini diperkuat melalui pelibatan Duta Olahraga di 280 desa. Fenomena ini menarik diteliti karena meskipun tidak memiliki bidang humas secara struktural, KORMI Kabupaten Bandung mampu menjalankan fungsi komunikasi strategis secara efektif dalam mensosialisasikan pentingnya olahraga masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi humas KORMI Kabupaten Bandung dalam mensosialisasikan pentingnya olahraga masyarakat berdasarkan Model RACE John Marston (1963), yang meliputi Research, Action, Communication, dan Evaluation. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas terbentuk melalui empat elemen utama. (1) Research, dilakukan dengan mengidentifikasi masalah rendahnya aktivitas olahraga masyarakat pasca pandemi dan riset sasaran publik. (2) Action, diwujudkan melalui program berbasis filosofi “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat”, pembentukan Duta Olahraga Masyarakat Desa dan pembangunan kemitraan dengan berbagai pihak eksternal. (3) Communication, dilakukan melalui media digital, jaringan struktural, event olahraga, dan penggunaan tagline. (4) Evaluation, dilakukan melalui analisis media sosial, tingkat partisipasi kegiatan, perubahan perilaku masyarakat, dan pengakuan dari pemerintah daerah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi humas KORMI Kabupaten Bandung berjalan efektif yang diimplementasikan melalui empat elemen utama, yaitu research, action, communication, dan evaluation. Keberhasilan strategi tersebut dibuktikan dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam olahraga, perubahan perilaku hidup sehat secara organik, penghargaan sebagai Organisasi Mitra Terbaik dari Pemerintah Kabupaten Bandung, serta program Duta Olahraga Masyarakat Desa yang menjadi percontohan di tingkat Provinsi Jawa Barat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Strategi Komunikasi Humas; KORMI; Olahraga Masyarakat; Model RACE; Sosialisasi |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media Social Interaction, Interpersonal Relations > Content of Communication |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | Herlinda |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 03:55 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 07:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



