Ketenangan jiwa menurut Imam Al- Sulamī : Studi pada tafsir Ḥaqā’iq al-Tafsīr

Bilqis, Luthfia Halum Falasifa (2026) Ketenangan jiwa menurut Imam Al- Sulamī : Studi pada tafsir Ḥaqā’iq al-Tafsīr. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
cover.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (441kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (227kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (643kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB 1.pdf

Download (655kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (822kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (507kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep ketenangan jiwa melalui penafsiran Abu ‘Abdurrahman al-Sulami dalam karyanya Ḥaqā’iq al-Tafsīr. Kajian ini berangkat dari realitas kehidupan manusia yang sering kali mengalami kegelisahan, tekanan, dan ketidakstabilan batin, meskipun berada dalam kondisi kemajuan material yang pesat. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan lahiriah saja belum mampu menghadirkan ketenangan jiwa yang hakiki, sehingga diperlukan pendekatan spiritual yang lebih mendalam. Dalam konteks ini, tafsir sufistik al-Sulami dipandang relevan karena menekankan dimensi batin, pengalaman spiritual, dan hubungan manusia dengan Allah Swt. dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penafsiran ayat-ayat tentang ketenangan jiwa menurut al-Sulami, menjelaskan konsep serta indikator ketenangan jiwa dalam perspektif sufistik, dan menganalisis relevansinya dengan Logoterapi Viktor Frankl dan Hardiness Suzanne Kobasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan teknik analisis isi (content analysis). Data primer berupa penafsiran ayat-ayat tentang sakīnah dan ṭuma’nīnah dalam Ḥaqā’iq al-Tafsīr, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Sulami memaknai sakīnah dan ṭuma’nīnah sebagai ketenangan hati yang bersumber dari dzikir, keteguhan iman, tawakal, dan turunnya ketenangan Ilahi dalam menghadapi ujian hidup. Ketenangan jiwa dipahami sebagai proses spiritual yang bertingkat hingga mencapai keadaan an-nafs al-muṭma’innah, yang ditandai dengan riḍā, ma‘rifat, dan kedekatan kepada Allah. Adapun indikator ketenangan jiwa meliputi hati yang senantiasa berdzikir, tidak mudah gelisah, teguh dalam keimanan, bertawakal, yakin terhadap pertolongan Allah, serta mampu menerima ketetapan-Nya dengan lapang dada. Dalam perspektif Logoterapi Viktor Frankl, konsep tersebut berkaitan dengan freedom of will, will to meaning, dan meaning of life, sedangkan dalam perspektif Hardiness Suzanne Kobasa mencerminkan commitment, control, dan challenge. Dengan demikian, penafsiran al-Sulami menunjukkan keterpaduan antara dimensi spiritual dan ketahanan psikologis dalam membentuk ketenangan jiwa yang hakiki.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Ketenangan jiwa;.al-Sulami;.Haqaiq al-Tafsir;.Tafsir Sufistik;.
Subjects: Islam
Islam > Interpretation and Criticism of Koran
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Luthfia Halum Falasifa Bilqis
Date Deposited: 27 Jul 2026 03:10
Last Modified: 27 Jul 2026 07:00
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136688

Actions (login required)

View Item View Item