Larasati, Rifdahnailah (2026) Karikatur Indonesia gelap pada majalah berita Tempo.co: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce pada sampul majalah Tempo.co edisi Maret - November 2025. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_COVER.pdf Download (213kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf Download (267kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_BEBAS PLAGIARISME .pdf Download (361kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_DAFTAR ISI.pdf Download (334kB) | Preview |
|
|
Text
5_BAB 1.pdf Download (586kB) | Preview |
|
|
Text
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (589kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (503kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Meluasnya penggunaan media digital membuat cara masyarakat mengonsumsi informasi, termasuk cara media massa mengemas isu sosial-politik melalui elemen visual. Tempo.co menjadi salah satu media yang dikenal berani menyajikan kritik tajam melalui karikatur satir, seperti saat demonstrasi besar pada 2025 “Indonesia Gelap”, yakni kebijakan pemerintah yang memicu amarah publik. Penelitian ini berfokus pada tiga sampul majalah Tempo.co, yakni edisi 23 Maret 2025, 7 September 2025, dan 23 November 2025 dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana tanda, objek, dan makna yang tersaji dari masing-masing karikatur. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap ketiga sampul majalah yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis semiotika dan Teori Semiotika Charles Sanders Peirce dengan model triadiknya, yaitu representamen, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan ketiga karikatur membangun kritik tajam melalui elemen visual. Edisi 23 Maret 2025 menampilkan tanda sosok raksasa berhelm militer mengatur mainan tantara di atas gedung, objek merujuk pada Prabowo yang menempatkan TNI di atas gedung sipil, makna berupa sindiran terhadap pengesahan RUU TNI yang dikhawatirkan mengembalikan dwifungsi militer. Edisi 7 September 2025 menampilkan tanda sosok misterius bercelana loreng, objek merujuk pada sosok misterius gagal menyembunyikan identitasnya sebagai anggota TNI, dan makna adanya keterlibatan TNI dalam kerusuhan demo pembubaran DPR. Edisi 23 November 2025 menampilkan tanda aparat gemuk menggenggam tali “buku bergerigi”, objek merujuk pada KUHAP yang menjadi pelindung aparat, dan maknanya hukum yang telah berubah dari pelindung menjadi perangkap. Dengan demikian, ketiga karikatur ini secara konsisten menunjukkan bahwa Tempo.co menggunakan elemen visual sebagai sarana kritik yang efektif dan penuh makna terhadap isu-isu sosial-politik. Upaya ini turut serta membangun kesadaran publik untuk mengetahui dan berkontribusi atas kondisi sosial-politik Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karikatur; Analisis Semiotika; Majalah Tempo.co; Indonesia Gelap; Komunikasi Visual; Kritik Sosial-Politik |
| Subjects: | Philosopy and Theory Philosopy and Theory > Semiotics |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Rifdahnailah Larasati |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 08:02 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 08:02 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136732 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



