Saputra, Sendi Maulana (2026) Ataraxia sebagai respon filosofi terhadap kecemasan masyarakat Antapani perspektif Epicurus. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (275kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (292kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (255kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (427kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (428kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (554kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (320kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (489kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecemasan masyarakat di zaman modern ditandai oleh kemajuan dalam bidang sains dan teknologi. Dalam konteks ini pemikiran tokoh filsafat Yunani kuno, khususnya Epicurus yang mengajarkan tentang bagaimana bisa mencari ketenangan dengan cara sederhana tanpa adanya rasa sakit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk Memahami konsep ataraxia dalam perspektif Epicurus, termasuk faktor-faktor yang menyebabkan sulitnya masyarakat mencapainya, serta relevansinya sebagai solusi terhadap kecemasan dalam kehidupan modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, studi dokumen untuk teknik pengumpulan data serta analisis kualitatif sebagai datanya. Selain itu, objek penelitiannya yaitu masyarakat modern yang memiliki kecemasan. Kemudian, dianalisis secara sistematis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemikiran Epicurus, ataraxia dapat dipahami sebagai keadaan ketenangan jiwa yang bebas dari rasa takut, kecemasan, dan kegelisahan batin. Dalam kehidupan masyarakat modern yang dipenuhi tekanan sosial, budaya materialisme dan konsumtif, kecanduan digital dan media sosial, dan masa depan yang tidak pasti, manusia sering mengalami kecemasan yang berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat banyak individu sulit memperoleh ketenangan hidup karena terus terjebak dalam ambisi, persaingan, dan keinginan yang berlebihan. Melalui perspektif Epicurus, ataraxia menjadi salah satu upaya untuk mengatasi kecemasan masyarakat modern dengan cara mengendalikan keinginan secara rasional, hidup sederhana, serta membatasi hal-hal yang tidak benar-benar dibutuhkan. Epicurus menekankan bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada kemewahan, popularitas, maupun kekayaan, melainkan pada kemampuan manusia mencapai ketenangan batin dan bebas dari penderitaan mental. Dengan menggunakan akal secara bijaksana, manusia dapat belajar menerima ketidakpastian hidup, mengurangi rasa takut, dan menikmati kehidupan secara secukupnya.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ataraxia; Epicurus; Kecemasan |
| Subjects: | Theory of Philosophy Stoic Philosophy Medieval Western Philosophy |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | Sendi Maulana Safutra |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 09:00 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 09:00 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136894 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



