Koswara, Adam (2026) Pergeseran spiritualitas dalam dinamika politik organisasi mahasiswa Islam: Studi kualitatif PMII komisariat UIN Sunan Gunung Djati Cabang Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (192kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
Surat keterangan Bebas Plagiasi (1).pdf Download (75kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI (19).pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Pendahuluan.pdf Download (344kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III Metodologi.pdf Restricted to Registered users only Download (263kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV Hasil dan Pembahasan.pdf Restricted to Registered users only Download (652kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V Penutup.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran-Lampiran (4).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pergeseran nilai keberagamaan di kalangan generasi muda muslim kontemporer, khususnya kelompok mahasiswa yang aktif dalam wadah organisasi berbasis keagamaan. Di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, terdapat indikasi bahwa dimensi spiritualitas sebagian kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengalami penurunan kualitas harian, yang ditandai dengan melemahnya kedisiplinan dalam menjalankan ritual ibadah wajib seperti shalat lima waktu akibat tergeser oleh padatnya rutinitas kegiatan organisasi. Masalah pokok dalam penelitian ini bermuara pada melebarnya kesenjangan antara pemahaman konsep Nilai Dasar Pergerakan (NDP) serta doktrin Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) yang dipelajari secara teoritis dengan aktualisasi kesalehan praktis kader di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bentuk-bentuk pergeseran spiritualitas ritual peribadatan yang terjadi di kalangan anggota dan kader PMII Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Bandung Cabang Kabupaten Bandung. Selain itu, studi ini diarahkan untuk mengidentifikasi serta menganalisis berbagai faktor internal maupun eksternal organisasi yang memicu terjadinya pergeseran nilai tersebut, sekaligus untuk menjelaskan langkah-langkah nyata yang diambil oleh pengurus organisasi dalam melakukan revitalisasi nilai-nilai spiritual dalam sistem kaderisasi harian mereka. Kerangka berpikir dalam penelitian ini dibangun dengan mengintegrasikan beberapa teori sosiologi dan politik untuk membedah fenomena secara komprehensif. Teori Pergeseran Nilai dari Ronald Inglehart digunakan untuk melihat transformasi orientasi keagamaan generasi muda dari ketaatan formal menuju nilai ekspresif yang fungsional. Teori Kekuasaan Michel Foucault dan Teori Habitus Pierre Bourdieu dipakai untuk menganalisis bagaimana kultur organisasi dan relasi kuasa politik kampus membentuk kebiasaan berpikir serta bertindak kader tanpa disadari. Sementara itu, Teori Pengkaderan Vladimir Lenin digunakan sebagai pisau analisis untuk mengevaluasi efektivitas sistem pembinaan ideologis dan penegakan disiplin di dalam tubuh PMII. Metode penelitian yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini dikumpulkan secara langsung dari lapangan melalui teknik wawancara mendalam (in-depth interview) bersama pimpinan komisariat, pengurus harian, ketua rayon, serta kader aktif, yang dikombinasikan dengan observasi partisipatif pada berbagai kegiatan formal dan informal organisasi. Data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi berupa AD/ART, modul Nilai Dasar Pergerakan (NDP), serta publikasi digital organisasi. Seluruh data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis secara sistematis menggunakan model analisis data kualitatif menurut Creswell yang meliputi tahapan unitisasi, kategorisasi, hingga penafsiran makna data secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran spiritualitas kader termanifestasi dalam bentuk melebarnya jarak antara kognisi teoritis dengan kesalehan praktis, desakralisasi waktu ibadah demi agenda organisasi, formalitas kultural-simbolik tradisi keagamaan, serta menguatnya motif pragmatis berorganisasi demi memperluas jaringan karier pascakampus. Faktor utama yang memengaruhi pergeseran ini adalah hegemoni perebutan kekuasaan politik internal kampus melalui strategi mobilisasi mahasiswa baru untuk menduduki posisi Koordinator Mahasiswa (Kosma) demi mengamankan suara pemilihan ketua himpunan, orientasi pragmatisme sosio-ekonomi, tuntutan psikologis kelompok (FOMO), serta dampak disrupsi media digital. Adapun upaya revitalisasi yang dilakukan organisasi meliputi redesain kurikulum kaderisasi formal (MAPABA dan PKD) dengan indikator amaliah Aswaja yang terukur, penegakan Kebijakan Jam'iyyah berupa penghentian total aktivitas saat azan, reposisi agenda keagamaan produktif (lomba MTQ, ngaji pasaran kitab Ta'lim Muta'allim, dan ziarah), serta pemanfaatan platform digital sebagai media kampanye moral dan syiar Aswaja.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pergeseran Spiritualitas; Politik Kampus; Kaderisasi; PMII |
| Subjects: | Political Process |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Adam Koswara |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 09:41 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 02:43 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137323 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



