Khinanti, Annisa Salsa (2026) Implikasi strategi berpikir Myers-Briggs type indicator (MBTI) sensing vs. intuition terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis murid. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (19kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (129kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR BEBAS PLAGIASI)
LEMBAR BEBAS PLAGIASI.pdf Download (549kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (91kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1_PENDAHULUAN.pdf Download (373kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II_TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (546kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III_METODOLOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (442kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV_HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (476kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V_PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only Download (89kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
Abstract
Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan bahwa kemampuan murid Indonesia dalam menggunakan matematika untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan masih rendah. Hal tersebut tercermin dari rata-rata performa literasi matematika yang hanya mencapai 365,5 dengan hanya 18% murid yang mencapai Level 2 atau lebih. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis murid masih memerlukan perhatian. Upaya peningkatan kemampuan tersebut memerlukan pembelajaran yang mampu mengakomodasi perbedaan karakteristik murid. Salah satu karakteristik yang berpotensi menjadi dasar pembelajaran berdiferensiasi adalah perbedaan strategi berpikir sensing dan intuition, yang secara teoritis menunjukkan cara berbeda dalam memahami dan mengolah informasi ketika menyelesaikan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara perbedaan strategi berpikir sensing dan intuition dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sebagai dasar penyusunan implikasi pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 49 murid kelas XI Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui angket identifikasi strategi berpikir sensing dan intuition serta tes kemampuan pemecahan masalah matematis, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi point-biserial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perbedaan strategi berpikir sensing dan intuition dengan kemampuan pemecahan masalah matematis (r = -0,278). Koefisien determinasi sebesar 7,77% menunjukkan bahwa perbedaan strategi berpikir hanya memberikan kontribusi yang kecil terhadap kemampuan tersebut. Analisis pada setiap indikator kemampuan pemecahan masalah juga menunjukkan koefisien korelasi pada kategori tidak berkorelasi hingga rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi berpikir sensing dan intuition bukan merupakan faktor yang menentukan kemampuan pemecahan masalah matematis. Oleh karena itu, pembelajaran matematika perlu berfokus pada penyediaan pengalaman belajar yang beragam dan kesempatan bagi seluruh murid untuk mengembangkan berbagai strategi pemecahan masalah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis; Strategi Berpikir; Myers-Briggs Type Indicator (MBTI); Sensing; Intuition |
| Subjects: | Education Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Annisa Salsa Khinanti |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 02:44 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 02:44 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137396 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



