Riyadah, Tengku Farrel (2026) Komparasi perlawanan anti-otoritarian melalui gerakan sosial: Straw Hat Pirates di One Piece dan gerakan mahasiswa Indonesia 2020–2025. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER SKRIPSI FARREL.pdf Download (127kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK SKRIPSI FARREL.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
bebas plagiarisme (3).pdf Download (379kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI SKRIPSI FARREL.pdf Download (237kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I SKRIPSI FARREL.pdf Download (463kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II SKRIPSI FARREL.pdf Restricted to Registered users only Download (290kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III SKRIPSI FARREL.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV SKRIPSI FARREL.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V SKRIPSI FARREL.pdf Restricted to Registered users only Download (157kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI FARREL.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN SKRIPSI FARREL.pdf Restricted to Repository staff only Download (584kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemunculan simbol Jolly Roger dari serial One Piece dalam berbagai aksi gerakan mahasiswa Indonesia. Fenomena tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara representasi perlawanan dalam budaya populer dengan praktik perlawanan dalam realitas politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan perlawanan anti-otoritarian dalam serial One Piece dan gerakan mahasiswa Indonesia tahun 2020–2025, serta mengidentifikasi persamaan dan perbedaan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan teori otoritarianisme Juan J. Linz, teori gerakan sosial Charles Tilly melalui konsep WUNC (worthiness, unity, numbers, dan commitment), teori simbol politik Murray Edelman, serta metode komparatif John Stuart Mill. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan komparatif. Data diperoleh melalui studi pustaka, analisis isi serial One Piece, dokumentasi, dan wawancara dengan aktivis mahasiswa yang terlibat dalam berbagai aksi gerakan pada periode 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlawanan anti-otoritarian dalam One Piece maupun gerakan mahasiswa Indonesia memiliki pola yang serupa, yaitu dibangun melalui legitimasi moral perjuangan, solidaritas kolektif, mobilisasi dukungan, dan komitmen terhadap tujuan gerakan. Selain itu, simbol politik berperan penting dalam membentuk identitas kolektif dan menyampaikan pesan perlawanan. Perbedaannya terletak pada konteks perjuangan, bentuk aksi, dan konsekuensi yang dihadapi oleh masing-masing aktor.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlawanan Anti-Otoritarian; One Piece; Gerakan Mahasiswa; Simbol Politik |
| Subjects: | Culture and Institutions Political dan Government Science > Political Situation and Condition in Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Tengku Farrel Riyadah |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 02:57 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 04:02 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137399 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



