Kusumaningtyas, Desty (2026) Hiperrealitas penggunaan first account Instagram sebagai ruang ekspresi sosial generasi Z di kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (213kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (212kB) | Preview |
|
|
Text (HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIASI)
HALAMAN PERNYATAAN BEBAS PLAGIASI .pdf Download (486kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (293kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (284kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (463kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan media sosial khususnya Instagram, mendorong Generasi Z memanfaatkan first account sebagai ruang untuk mengekspresikan diri dan membangun citra dalam ruang digital. Melalui berbagai unggahan, pengguna dapat menampilkan gambaran tertentu kepada followers. Namun, unggahan tersebut tidak selalu menampilkan realitas pengguna secara utuh karena telah melalui proses pemilihan, pengolahan, dan penyusunan sebelum dipublikasikan. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan mengenai batas antara realitas kehidupan pengguna dan representasi diri dalam media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan first account Instagram sebagai ruang ekspresi sosial Generasi Z di Kota Bandung, mengidentifikasi bentuk hiperrealitas dalam penggunaan first account, serta menjelaskan dampak hiperrealitas terhadap followers. Penelitian ini menggunakan teori hiperrealitas Jean Baudrillard khususnya konsep simulasi, simulakra, dan hiperrealitas. Teori tersebut digunakan untuk menganalisis proses pembentukan representasi dan realitas digital melalui berbagai unggahan serta interaksi dalam penggunaan first account. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengguna serta followers first account Instagram Generasi Z di Kota Bandung. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa first account Instagram digunakan sebagai ruang ekspresi sosial untuk menampilkan identitas dan citra digital, minat dan preferensi, serta pandangan terhadap isu sosial. Hiperrealitas terbentuk melalui proses seleksi dan modifikasi unggahan, konstruksi persona digital, serta pembentukan realitas digital. Dampak hiperrealitas terlihat dari terbentuknya kedekatan dan dukungan, munculnya persepsi negatif, serta perubahan sikap dan tindakan followers. Dengan demikian, berbagai representasi yang ditampilkan melalui first account dapat mengaburkan batas antara realitas kehidupan pengguna dan realitas digital yang dibentuk melalui media sosial. Kondisi tersebut yang kemudian memengaruhi cara followers memahami, menilai, dan merespons pengguna dalam ruang digital.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hiperrealitas; First Account; Generasi Z; Instagram; Ruang Ekspresi Sosial |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media Culture and Institutions |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | desty kusumaningtyas |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 07:09 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 07:10 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137602 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



