Pembelajaran berdiferensiasi dalam pembiasaan membaca Al-Qur'an studi kasus genetik siswa MTsN IV Bandung Barat

Rosulina, Desi (2026) Pembelajaran berdiferensiasi dalam pembiasaan membaca Al-Qur'an studi kasus genetik siswa MTsN IV Bandung Barat. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_SKPlagiarism.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (351kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (221kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi olehk keberagaman kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan siswa madrasah merupakan realitas yang tidak dapat diabaikan. Survei pendahuluan terhadap 114 peserta didik MTsN IV Bandung Barat menunjukkan bahwa hanya 17,5% mampu membaca dengan kaidah tajwid secara tepat, 40,4% mampu namun belum konsisten, dan 42,1% belum mampu menerapkan tajwid sama sekali. Kondisi ini menuntut pendekatan pembelajaran yang responsif terhadap keberagaman tersebut, mengingat model seragam (one size fits all) terbukti tidak mampu mengakomodasi perbedaan kebutuhan belajar peserta didik secara optimal. Urgensi penelitian ini diperkuat oleh empat celah penelitian yang teridentifikasi: minimnya kajian diferensiasi dalam konteks pembelajaran Al-Qur’an, langkanya penelitian di madrasah negeri sebagai lokus kajian, absennya model klasifikasi readiness berbasis nilai Islam, dan terabaikannya dimensi afektif dalam desain diferensiasi pembelajaran Al-Qur’an Penelitian ini bertujuan mengkaji: tujuan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembiasaan membaca Al-Qur’an di MTsN IV Bandung Barat; desain pembelajaran berdiferensiasi yang dikembangkan; proses implementasi strategi pembelajaran berdiferensiasi; dan hasil pembelajaran berdiferensiasi dalam pembiasaan membaca Al-Qur’an siswa MTsN IV Bandung Barat. Penelitian ini berlandaskan teori Differentiated Instruction (DI) yang dikembangkan oleh Carol Ann Tomlinson, yang mencakup diferensiasi konten, proses, dan produk berdasarkan tiga variabel utama: readiness, minat, dan profil gaya belajar peserta didik. Kerangka DI diintegrasikan dengan tradisi pedagogis Islam meliputi metode talaqqi, muraja’ah, dan tasmi’ serta didukung oleh teori Zone of Proximal Development (ZPD) Vygotsky sebagai landasan klasifikasi readiness tiga tingkat yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus genetik (genetic case study), yang berfokus pada penelusuran proses terbentuknya capaian pembelajaran dari kondisi awal hingga hasil akhir yang dapat diverifikasi. Penelitian dilaksanakan di MTsN IV Bandung Barat dengan subjek 24 peserta didik yang dipilih secara purposif dari populasi 114. Data dikumpulkan melalui angket kemampuan awal dan gaya belajar, observasi proses pembelajaran, wawancara, dan dokumentasi program. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang diperkuat dengan pengolahan data bergaya NVivo mencakup node hierarchy, matrix coding query, word frequency query, dan classification summary. Tujuan program mencakup tiga dimensi: kognitif-teknis, psikologis-afektif, dan spiritual-habitual; Desain diferensiasi diwujudkan melalui klasifikasi readiness ke dalam tiga kelompok: Rohman (fondasi), Rohim (menengah), dan Al-Malik (lanjutan), dengan target dan standar capaian berbeda per kelompok; Proses implementasi terdiferensiasi berdasarkan gaya belajar pada kelompok Rohman, format klasikal pada kelompok Rohim, dan mekanisme setoran-muraja’ah pada kelompok Al-Malik; Hasil pembelajaran berjenjang: kelompok Rohman tamat Iqro 1–6 dan mampu membaca mushaf secara mandiri; kelompok Rohim hafal Juz 30 secara mutqin; kelompok Al-Malik tuntas hafalan enam juz (Juz 30, 29, 28, 1, 2, dan 3) yang dinyatakan purna melalui agenda Tasmi’ bil ghaib. Temuan kritis adalah fenomena disonansi kompetensi-afeksi yang menuntut intervensi afektif tersegmentasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Berdiferensiasi; Pembiasaan Membaca Al-Qur’an; Studi Kasus Genetik; Readiness; Gaya Belajar; Tasmi’ Muraja’ah
Subjects: Islam > Islamic Religious Education
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Desi Desi Rosulina
Date Deposited: 06 Aug 2026 02:29
Last Modified: 06 Aug 2026 02:29
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137705

Actions (login required)

View Item View Item