Yudiawati, Intan Nuraini (2026) Pengaruh work-life balance dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (275kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARSM)
surat keterangan bebas plagiasi.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (251kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (369kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (627kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (469kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (720kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Berdasarkan Laporan Kinerja (LAKIN) Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung Tahun 2024, indeks kepuasan pelayanan masyarakat baru mencapai rata-rata 90% dari target 100%, yang mengindikasikan bahwa kepuasan kerja pegawai di lingkungan instansi tersebut belum tercapai secara optimal. Selain fenomena empiris tersebut, ditemukan pula research gap pada hasil-hasil penelitian terdahulu terkait pengaruh work-life balance dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja, baik secara langsung maupun melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi, sehingga diperlukan pengujian lebih lanjut pada objek penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work-Life Balance terhadap Kepuasan Kerja, pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja, pengaruh Work-Life Balance terhadap Motivasi Kerja, pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Motivasi Kerja, pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja, serta peran Motivasi Kerja dalam memediasi pengaruh Work-Life Balance dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada pegawai Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung yang berjumlah 41 orang, dengan teknik pengambilan sampel jenuh (sensus) sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0, meliputi uji validitas konvergen dan diskriminan, uji reliabilitas, uji R-Square, uji F-Square, uji Goodness of Fit, serta uji hipotesis melalui path coefficients (pengaruh langsung) dan specific indirect effects (pengaruh mediasi) dengan prosedur bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Work-Life Balance tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja (t = 0,407; p = 0,684), (2) Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja (t = 3,171; p = 0,002), (3) Work-Life Balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja (t = 1,994; p = 0,046), (4) Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja (t = 3,185; p = 0,001), (5) Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja (t = 2,141; p = 0,032), (6) pada pengujian mediasi dengan taraf signifikansi 10%, Motivasi Kerja tidak memediasi pengaruh Work-Life Balance terhadap Kepuasan Kerja (t = 1,312; p = 0,190), serta (7) Motivasi Kerja memediasi secara parsial (partial mediation) pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja (t = 1,728; p = 0,084). Model penelitian ini mampu menjelaskan variasi Kepuasan Kerja sebesar 66,1% dan variasi Motivasi Kerja sebesar 50,2%. Dengan demikian, perbaikan lingkungan kerja terbukti menjadi strategi paling efektif dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai, baik secara langsung maupun melalui penguatan motivasi kerja, sedangkan peningkatan work-life balance perlu didukung oleh strategi lain di luar jalur motivasi kerja.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Work-Life Balance; Lingkungan Kerja; Motivasi Kerja; Kepuasan Kerja; SEM-PLS |
| Subjects: | General Management |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Intan Nuraini Yudiawati |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 05:02 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 05:02 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



