[Mufidah], [Ligar Azharani] (2026) Penerapan nilai nilai Islam pada pengalaman mahasiswa dalam menyelesaikan konflik dengan teman sekamar: Penelitian di Ma’had Aljami’ah UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (187kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text
KEMENTERIAN AGAMA.pdf Download (397kB) | Preview |
|
|
Text
3_daftarisi.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text
4_bab1.pdf Download (320kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (340kB) | Request a copy |
||
|
Text
6_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (579kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_dartarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Konflik antar mahasiswa dengan teman sekamar di Ma’had Al-Jami’ah merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari akibat adanya perbedaan karakter, kebiasaan, cara berkomunikasi, dan latar belakang individu. Apabila tidak dikelola dengan baik, konflik dapat memengaruhi hubungan interpersonal serta kenyamanan mahasiswa di lingkungan Ma’had. Oleh karena itu, diperlukan penyelesaian konflik yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan nilai-nilai Islam dalam menyelesaikan konflik antar mahasiswa dengan teman sekamar serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Landasan teoritis penelitian ini menggunakan konsep nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah serta difokuskan pada nilai-nilai akhlak dalam hubungan sosial, khususnya tabayyun, muhasabah, dan ukhuwah, teori Resolusi Konflik dari Morton Deutsch (1973) yang memandang konflik dapat diselesaikan secara konstruktif melalui kerja sama dan komunikasi, serta teori Interpersonal Harry Stack Sullivan (1953) yang menekankan pentingnya hubungan sosial, empati, dan komunikasi. Ketiga teori tersebut digunakan untuk menganalisis proses penyelesaian konflik dan penerapan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga mahasantri dan dua pengurus Ma’had Al-Jami’ah yang dipilih sesuai kriteria. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian konflik diwujudkan melalui penerapan nilai-nilai Islam, yaitu tabayyun, muhasabah, dan ukhuwah. Nilai-nilai tersebut mendorong mahasantri mengklarifikasi permasalahan, melakukan introspeksi diri, dan menjaga hubungan persaudaraan. Faktor pendukungnya meliputi kesadaran diri, komunikasi terbuka, dan lingkungan Ma’had yang mendukung pembinaan karakter Islami, sedangkan faktor penghambatnya meliputi perbedaan karakter, ego pribadi, kurangnya keterbukaan, serta emosi yang belum stabil. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai Islam berperan penting dalam mewujudkan penyelesaian konflik yang konstruktif serta menciptakan hubungan yang harmonis antar mahasiswa dengan teman sekamar di Ma’had Al-Jami’ah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | conflict resolution |
| Subjects: | Social Process > Conflict Resolution |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Ligar Azharani Mufidah |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 01:06 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 01:13 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140346 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



