Dewangga, Tasya Aurellia (2026) Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang Tut Wuri Handayani berdasarkan majalah Wasita tahun 1936. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (68kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (261kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebebasplagiarism.pdf Download (430kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (278kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (507kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (963kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (608kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (321kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Ki Hajar Dewantara merupakan tokoh pendidikan nasional Indonesia yang mengembangkan gagasan pendidikan berbasis kemerdekaan, kebudayaan, dan pembentukan karakter. Penelitian ini membahas pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang Tut Wuri Handayani berdasarkan Majalah Wasita tahun 1936 sebagai sumber primer sezaman yang merekam perkembangan gagasan pendidikan dalam lingkungan Perguruan Taman Siswa pada masa kolonial Hindia Belanda. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana kerangka konseptual dan biografi intelektual Ki Hajar Dewantara serta bagaimana pemikirannya tentang Tut Wuri Handayani berdasarkan Majalah Wasita tahun 1936. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara serta memahami kedudukan Tut Wuri Handayani dalam sistem pendidikan Taman Siswa. Penelitian ini menggunakan metode sejarah melalui empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer utama penelitian berupa Majalah Wasita Tahun II Nomor 1 sampai Nomor 6 yang terbit pada Januari hingga Juni 1936. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan sejarah pemikiran (intellectual history) untuk memahami hubungan antara gagasan pendidikan dan konteks sosial-historis pada masa kolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tut Wuri Handayani dalam Majalah Wasita tahun 1936 tidak hanya dipahami sebagai semboyan pendidikan, tetapi sebagai prinsip pedagogis dalam Sistem Among yang menempatkan pendidik sebagai pamong. Pendidikan diarahkan untuk membentuk manusia merdeka melalui tuntunan, dorongan, dan pengembangan potensi sesuai kodrat alam serta kodrat zaman. Pemikiran Ki Hajar Dewantara memberikan kontribusi terhadap perkembangan pendidikan nasional Indonesia yang berlandaskan kemerdekaan, kebudayaan, dan kemanusiaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ki hajar dewantara; Tut wuri handayani; Majalah wasita; Sistem among; Sejarah pendidikan |
| Subjects: | Education and Research of History |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Tasya Aurellia Dewangga |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 03:36 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 03:36 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141106 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



