Metode syarah hadis syaikh Muhammad Amin al-Harari (W. 2019) dalam kitab al-kaukab al-wahhaj dan implikasinya terhadap pemahaman hadis di era modern

Miptahudin, Iip (2026) Metode syarah hadis syaikh Muhammad Amin al-Harari (W. 2019) dalam kitab al-kaukab al-wahhaj dan implikasinya terhadap pemahaman hadis di era modern. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (177kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (311kB) | Preview
[img] Text (SK PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (472kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (430kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (967kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB) | Request a copy

Abstract

Tradisi syarḥ al-ḥadīs merupakan ikhtiar untuk menjaga otentisitas dan relevansi ajaran Nabi Muhammad saw, terutama dalam menghadapi dinamika intelektual dan tantangan modern. Syaikh Muḥammad Amīn Al-Ḥararī (w. 2019), melalui karya monumentalnya al-Kawkab al-Wahhāj (syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim), menampilkan metode kombinatif yang berhasil menjembatani ketelitian klasik dengan kebutuhan kontekstual kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik, corak metodologi, dan relevansi syarḥ Al-Harari dalam pemahaman hadis modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), berfokus pada Juz 1 hingga 5, dan dianalisis menggunakan teknik content analysis model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Al-Harari memadukan penafsiran tekstual (lughawī), hukum (fiqhī), dan teologis (kalāmī), dengan karakteristik utama berupa analisis sanad dan penilaian perawi, pendalaman matan dari aspek bahasa dan syar’i, serta komparasi dan penimbangan pendapat ulama lintas mazhab (ikhtilāf dan tarjīḥ). Pendekatan ini menghasilkan kerangka pemahaman hadis yang holistik dan moderat, menegaskan kesatuan iman, ucapan, dan amal, sekaligus menjadi counter-narration terhadap relativisme dan sekularisme. Metode Al-Harari tidak hanya memperkuat otoritas teks hadis secara ilmiah, tetapi juga menyediakan model metodologis yang seimbang, relevan, dan aplikatif bagi umat Islam dalam konteks kontemporer. Pendekatan komparatif yang digunakan dalam membedah perbedaan redaksi lafadz antar-riwayat serta perbedaan pendapat ulama lintas mazhab terbukti mampu memperkaya wawasan sekaligus memupuk sikap toleransi terhadap keragaman pemahaman di dalam umat. Dengan demikian, al-Kawkab al-Wahhāj bertransformasi menjadi jembatan intelektual yang menghubungkan kedalaman khazanah turāth dengan kompleksitas problematika zaman.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Islam > Study of Text of Hadith
Islam > Muslim
Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits
Depositing User: Iip Miptahudin
Date Deposited: 07 Sep 2026 01:30
Last Modified: 07 Sep 2026 01:30
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141266

Actions (login required)

View Item View Item