Tirta, Muhammad (2026) Analisis Gharar pada jual beli Mystery Box secara Online menurut perspektif Imam An-Nawawi dan Imam Al-Kasani. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (272kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (240kB) | Preview |
|
|
Other (LEMBAR PERNYATAAN)
LEMBAR PLAGIARISM.PDF Download (862kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (238kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (433kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (619kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (764kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
Abstract
Kemajuan teknologi digital telah mendorong berkembangnya transaksi elektronik, termasuk jual beli Mystery Box yang tidak memberikan informasi rinci mengenai isi barang pada saat akad berlangsung. Kondisi ini menimbulkan permasalahan dalam hukum ekonomi Islam karena adanya ketidakjelasan objek transaksi yang berpotensi mengandung gharar. Penelitian ini mengkaji praktik tersebut dalam perspektif Imam An-Nawawi dan Imam Al-Kasani. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) menganalisis pandangan Imam An-Nawawi mengenai konsep gharar dalam jual beli. 2) mengkaji pandangan Imam Al-Kasani terhadap konsep yang sama dalam fikih muamalah. 3) menilai penerapan kedua pandangan tersebut dalam praktik jual beli Mystery Box secara online sehingga dapat diketahui implikasi hukumnya berdasarkan perbandingan keduanya. Secara teoritis, penelitian ini menggunakan pendekatan fikih muqaran, ushul fikih, dan fikih muamalah. Fikih muqaran digunakan untuk membandingkan pandangan kedua ulama, ushul fikih digunakan untuk memahami metode istinbath hukum, sedangkan fikih muamalah digunakan untuk menilai kesesuaian praktik dengan prinsip transaksi Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif dan komparatif melalui studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari kitab Al-Majmū‘ Syarḥ al-Muhadzdzab karya Imam An-Nawawi dan Badā’i‘ al-Ṣanā’i‘ fī Tartīb al-Syarā’i‘ karya Imam Al-Kasani serta literatur pendukung lainnya. Data tersebut dianalisis dengan metode deskriptif-analitis untuk menemukan persamaan, perbedaan, dan implikasi hukum dari kedua pandangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) menurut Imam An-Nawawi, gharar merupakan ketidakjelasan dalam akad yang memengaruhi keabsahan transaksi apabila berkaitan dengan objek yang tidak pasti dan berpotensi menimbulkan kerugian. 2) menurut Imam Al-Kasani, gharar dibedakan menjadi gharar fahisy yaitu ketidakjelasan yang dominan dan berkaitan dengan unsur akad, serta gharar yasir yaitu ketidakjelasan ringan yang tidak mengganggu substansi akad dan masih dapat ditoleransi. 3) Praktik jual beli Mystery Box secara online mengandung ketidakjelasan pada objek, kualitas, dan nilai barang sehingga termasuk gharar fahisy dan tidak sesuai dengan prinsip kejelasan dalam fikih muamalah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gharar; Jual Beli; Mystery Box. |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Fikih dari Berbagai Paham, Mahzab |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
| Depositing User: | Muhammad Alam Danu Tirta |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 09:58 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 07:25 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141292 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




