Alya, Indy Syaima (2026) Kompromi antara idealisme dan realitas kerja di era digital: Studi fenomenologi pada Jurnalis Media daring Pikiran Rakyat.com. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
cover.pdf Download (174kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak ku.pdf Download (242kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
PLAGIARISM.pdf Download (218kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI 1.pdf Download (269kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (526kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (490kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4 11.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAPUS KU.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRANN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini mengangkat fenomena kompromi antara idealisme dan realitas kerja di era digital pada jurnalis Pikiran Rakyat. Transformasi Pikiran Rakyat melalui pengembangan Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) membawa perubahan dalam praktik jurnalistik, sehingga jurnalis dituntut mampu menyeimbangkan idealisme jurnalistik dengan tuntutan kecepatan pemberitaan, persaingan media digital, kepentingan bisnis media, serta dinamika dalam proses peliputan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman jurnalis terhadap idealisme jurnalistik, pengalaman jurnalis dalam menghadapi realitas kerja media digital, serta pemaknaan jurnalis terhadap kompromi ketika idealisme berhadapan dengan realitas kerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tradisi fenomenologi. Landasan teoretis yang digunakan meliputi Teori Fenomenologi Sosial Alfred Schutz, Teori Tanggung Jawab Sosial Pers, Teori Gatekeeping, dan Model Hierarchy of Influences. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap lima jurnalis Pikiran Rakyat, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa idealisme jurnalistik bagi jurnalis Pikiran Rakyat tetap menjadi landasan dalam menjalankan praktik jurnalistik, terutama dalam menjaga akurasi, etika, tanggung jawab kepada publik, dan objektivitas pemberitaan. Dalam menghadapi realitas kerja media digital, jurnalis mengalami berbagai bentuk kompromi yang muncul dalam tuntutan waktu dan kecepatan pemberitaan, persaingan media digital, kepentingan bisnis media, serta pertimbangan etika dan keselamatan dalam peliputan. Kompromi dimaknai sebagai bentuk penyesuaian dan negosiasi profesional dalam menghadapi tuntutan kerja dengan tetap mempertimbangkan batas-batas idealisme jurnalistik. Dengan demikian, kompromi dalam praktik jurnalistik tidak selalu menunjukkan pengabaian terhadap idealisme, tetapi menjadi bentuk penyesuaian jurnalis dalam mempertahankan prinsip jurnalistik di tengah tuntutan dan tekanan kerja media digital.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Idealisme Jurnalis; Kompromi Jurnalis; Pikiran Rakyat |
| Subjects: | Biography, Obituary Biography, Obituary > Journalist and News Commentators Biography |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Indy Syaima Alya |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 06:36 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:36 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141722 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



