Retorika dialogis KH. Muhammad Faiz dalam program keagamaan di televisi: Studi kasus pada program gapai kemuliaan CNN Indonesia

Husaeni, Fachry (2026) Retorika dialogis KH. Muhammad Faiz dalam program keagamaan di televisi: Studi kasus pada program gapai kemuliaan CNN Indonesia. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarisme.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (285kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (390kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB) | Request a copy
[img] Text
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB) | Request a copy
[img] Text
10_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (738kB) | Request a copy

Abstract

Program keagamaan masih memiliki tempat penting di tengah dominasi tayangan hiburan dan berita di televisi nasional karena fungsinya menyampaikan nilai moral dan spiritual kepada masyarakat. Salah satunya adalah Gapai Kemuliaan di CNN Indonesia, dengan KH. Muhammad Faiz sebagai narasumber utama, yang mengemas ceramah keislaman dalam format dialogis, berbeda dari program dakwah televisi lain yang cenderung monolog. Meski dialogis dinilai lebih efektif menjangkau audiens modern, belum banyak kajian yang membedah strategi retorika da'i dalam format tersebut di televisi berita nasional. Kesenjangan ini mendasari penelitian ini. Penelitian ini berfokus pada bagaimana KH. Muhammad Faiz membangun kredibilitas dan otoritas dirinya sebagai pendakwah, membangun kedekatan emosional dengan audiens, serta menyusun pesan dakwah secara rasional dan argumentatif dalam program Gapai Kemuliaan. Penelitian ini menggunakan kerangka retorika Aristoteles yang terdiri atas ethos, pathos, dan logos. Ethos dipahami sebagai kredibilitas komunikator, pathos sebagai kemampuan membangun kedekatan emosional, dan logos sebagai kekuatan argumentasi rasional. Ketiganya menjadi indikator analisis retorika dialogis KH. Muhammad Faiz. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivistik dan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, karena retorika dialogis dipandang sebagai konstruksi makna yang terbentuk lewat interaksi antara da'i, format program, serta host dan audiens. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis lewat reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan KH. Muhammad Faiz membangun ethos lewat penguasaan dalil Al-Qur'an dan hadis serta kemampuan mengaitkan teks agama dengan kehidupan sehari-hari. Pathos dibangun lewat gaya penyampaian santun dan penuh empati, diselingi analogi dan humor ringan. Logos ditunjukkan lewat penyusunan materi yang runtut dan logis. Secara keseluruhan, retorika dialogis KH. Muhammad Faiz menunjukkan perpaduan seimbang antara ethos, pathos, dan logos yang membentuk komunikasi dakwah yang efektif dan persuasif.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Retorika Dialogis; Ethos Pathos; Logos; KH. Muhammad Faiz; Gapai Kemuliaan
Subjects: Islam > Da'wah
Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication
Communications Telemunications > Television Broadcasting
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Fachry Husaeni
Date Deposited: 16 Sep 2026 08:58
Last Modified: 18 Sep 2026 07:00
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142364

Actions (login required)

View Item View Item