Fauzi, Iyan (2026) Analisis hadis tentang penjagaan kesehatan mata: Muqoronah antara konsep Tibbun Nabawi dan Medis Modern. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (276kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (138kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (603kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (880kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (309kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji hadis-hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang berkaitan dengan penjagaan kesehatan mata melalui pendekatan tematik (mawdhu’i) yang diintegrasikan dengan analisis kedokteran modern. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara praktik tradisional berbasis hadis, seperti penggunaan celak ithmid dan air cendawan (truffle) sebagai obat mata, dengan standar keamanan dan temuan ilmu oftalmologi kontemporer. Di sisi lain, fenomena digital eye strain yang semakin meluas di era digital menuntut respons yang memadukan nilai-nilai sunnah dengan prinsip kedokteran berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memetakan tema-tema hadis tentang kesehatan mata dalam sumber-sumber primer dengan klasifikasi aspek preventif, kuratif, etika perlindungan mata dan wajah, serta dimensi psikospiritual; (2) menilai kualitas hadis-hadis kunci melalui takhrij, analisis sanad, dan kritik matan; (3) menguraikan penjelasan ulama syarah dalam memahami hadis-hadis kesehatan mata; (4) menganalisis relevansi petunjuk hadis dengan temuan dan standar kedokteran modern; serta (5) merumuskan model rekomendasi literasi kesehatan mata berbasis hadis yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik (mawdhu’i) dan interdisipliner yang mengintegrasikan ilmu hadis dengan ilmu kedokteran modern. Data primer bersumber dari Kutub al-Sittah, Musnad Ahmad, dan kitab-kitab hadis pendukung, serta literatur jurnal oftalmologi berbasis bukti. Data sekunder meliputi kitab-kitab syarah hadis, kitab rijal al-hadis, literatur maqashid al-syari’ah, dan buku-buku kedokteran modern. Analisis dilakukan melalui empat tahap: analisis tematik, kritik hadis (sanad dan matan), analisis syarah komparatif, dan analisis relevansi medis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, wudhu yang dilakukan lima kali sehari merupakan sistem perawatan mata preventif yang terbukti secara klinis bermanfaat, namun Islam melarang memasukkan air ke dalam bola mata karena dapat merusak tear film dan kornea. Kedua, larangan memukul wajah bersifat mutlak dalam segala konteks dan disepakati seluruh mazhab fikih, sejalan dengan temuan medis tentang bahaya trauma tumpul pada mata. Ketiga, celak ithmid (antimoni sulfida) yang dianjurkan Nabi terbukti mengandung senyawa antibakteri dan antiparasit yang bermanfaat bagi mata, meskipun produk kohl modern perlu diverifikasi keamanannya dari kontaminasi timbal. Keempat, metode pengobatan dalam Thibb Nabawi seperti kompres lidah buaya, air cendawan, dan bekam memiliki relevansi dengan temuan kedokteran kontemporer. Kelima, Islam memadukan dimensi spiritual dan medis dalam menyikapi penyakit mata, menjanjikan pahala besar bagi yang bersabar atas kehilangan penglihatan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kesehatan mata; hadis tematik, tibbun nabawi; celak ithmid; evidence-based medicine; digital eye strain; muqoronah |
| Subjects: | Islam Islam > Hadith Islam > Study of Text of Hadith Islam > Sunan Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Dirayah/Ilmu tentang Keotentikan Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Iyan Fauzi |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 07:20 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 07:20 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143007 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



