Koswara, Alifia Salsabila Nur (2026) Dinamika qona'ah sebagai regulator ketenangan batin mahasiswi pengguna make up: Studi kasus pada mahasiswi Brand Ambassador UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (254kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (197kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARSM)
3_SKBebasplagiarism.pdf Download (225kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (369kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (403kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (670kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (449kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (579kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (287kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan penampilan yang dihadapi mahasiswi brand ambassador UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai representasi kampus. Penggunaan make up tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan untuk tampil rapi dan profesional, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan terhadap standar kecantikan dan penilaian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi qona’ah sebagai regulator ketenangan batin dalam menghadapi tuntutan tersebut serta memahami dinamika qona’ah dalam penggunaan make up untuk aktivitas kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian berjumlah enam mahasiswi brand ambassador UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis berdasarkan temuan mengenai penggunaan make up, tuntutan penampilan, qona’ah, dan ketenangan batin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qona’ah membantu informan menghadapi tuntutan penampilan secara proporsional melalui sikap syukur, penerimaan diri, pengendalian keinginan, serta kemampuan untuk tidak menjadikan standar kecantikan sebagai ukuran utama keberhargaan diri. Make up tetap dipandang sebagai bentuk ikhtiar untuk menunjang penampilan dan profesionalitas, tetapi tidak menjadi satu-satunya sumber kepercayaan diri. Qona’ah juga membantu informan menghadapi kecemasan dan ketidakpuasan terhadap penampilan melalui usaha memperbaiki diri, menerima kondisi yang ada, serta menyerahkan hasil kepada Allah. Dengan demikian, qona’ah menjadi nilai spiritual yang membantu mahasiswi tetap merawat diri dan berusaha tampil baik tanpa kehilangan rasa cukup dan ketenangan batin.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | qona'ah; ketenangan batin; make up; brand ambassador |
| Subjects: | Islam > Sufism |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Alifia Salsabila Nur Koswara |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 03:27 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 03:27 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143843 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




