Saputra, Nanda Febri (2026) Pemanfaatan fitur kolaborasi Feed Instagram sebagai Media dakwah digital : Studi deskriptif pada akun @kemenag.kota.bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (255kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (407kB) |
|
|
Text (LEMBAR SK PLAGIARISME)
SK bebas plagiarism.pdf Download (352kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf Download (622kB) |
|
|
Text (BAB I)
4_bab1.pdf Download (405kB) |
|
|
Text (BAB II)
5_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (513kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
6_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
7_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
9_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (605kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan media sosial telah mendorong transformasi dakwah menuju ruang digital melalui pemanfaatan berbagai fitur komunikasi. Salah satunya adalah Collaboration Feed Instagram yang memungkinkan satu konten dipublikasikan secara bersamaan melalui dua akun atau lebih. Akun Instagram @kemenag.kota.bandung memanfaatkan fitur tersebut untuk menyampaikan informasi keagamaan dan program Kementerian Agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Collaboration Feed sebagai media dakwah digital, proses penyampaian pesan, serta karakteristik media baru dalam praktik dakwah pada akun Instagram @kemenag.kota.bandung. Penelitian ini menggunakan Teori New Media Denis McQuail dengan karakteristik interaktivitas, konektivitas, partisipasi audiens, dan aksesibilitas. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivistik dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Collaboration Feed dimanfaatkan sebagai strategi dakwah digital melalui konten kolaboratif yang mengintegrasikan informasi kelembagaan dengan pesan keagamaan. Proses penyampaian pesan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan konten, penyusunan materi, publikasi secara kolaboratif, dan evaluasi terhadap respons audiens. Pemanfaatan fitur tersebut juga menunjukkan adanya karakteristik media baru berupa interaktivitas, konektivitas, partisipasi audiens, dan aksesibilitas dalam praktik dakwah digital. Konektivitas menjadi karakteristik yang paling dominan karena Collaboration Feed mampu memperluas jaringan komunikasi dan distribusi pesan dakwah melalui keterhubungan antara akun yang berkolaborasi dengan audiens masing-masing. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Teori New Media Denis McQuail relevan dalam menjelaskan pemanfaatan Collaboration Feed sebagai media dakwah digital pada akun Instagram @kemenag.kota.bandung. Dengan demikian, fitur kolaborasi Instagram dapat menjadi salah satu sarana dalam memperluas jangkauan penyampaian pesan keagamaan di ruang digital.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Collaboration Feed; Instagram; Dakwah Digital. |
| Subjects: | Islam > Islam and Technology Islam Umum > Islam dan Ilmu Terapan, Islam dan Teknologi |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Nanda Febri Saputra |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 01:38 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 01:38 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143844 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




