Repository Institusi

Negosiasi sosial antara pedagang dengan pengelola terhadap rencana revitalisasi pasar di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung

Rifaldi, Aldi (2026) Negosiasi sosial antara pedagang dengan pengelola terhadap rencana revitalisasi pasar di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img] Text
1_COVER.pdf

Download (118kB)
[img] Text
2_ABSTRAK.pdf

Download (116kB)
[img] Text
3_skbebasplagiarsm.pdf

Download (106kB)
[img] Text
4_daftarisi.pdf

Download (142kB)
[img] Text
5_bab1.pdf

Download (230kB)
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (228kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (504kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (965kB) | Request a copy

Abstract

Revitalisasi Pasar Tradisional Ciparay merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana prasarana perdagangan agar lebih tertata, bersih, aman, dan mampu meningkatkan daya saing pasar tradisional. Namun, pelaksanaan revitalisasi memunculkan perbedaan kepentingan antara pedagang dan pengelola pasar, terutama berkaitan dengan relokasi, biaya, pembagian kios dan los, serta keberlangsungan usaha pedagang. Perbedaan kepentingan tersebut mendorong terjadinya proses negosiasi sebagai mekanisme penyelesaian konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses negosiasi antara pedagang dan pengelola dalam rencana revitalisasi Pasar Tradisional Ciparay serta menganalisis solusi yang dihasilkan dari proses negosiasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola pasar, pedagang, serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses revitalisasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan Teori Negotiated Order dari Anselm Strauss untuk menjelaskan proses pembentukan kesepahaman melalui interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negosiasi berlangsung melalui tahapan sosialisasi, penyampaian aspirasi, musyawarah, dan komunikasi yang dilakukan secara berulang. Pada awalnya, Sebagian pedagang menolak karena khawatir terhadap relokasi, biaya dan ketidakpastian pelaksanaan revitalisasi. Melalui proses negosiasi, kedua pihak kemudian mencapai berbagai kesepatakan, seperti penyediaan TPPS, penyesuaian biaya kios dan los, pengaturan penempatan, serta penguatan komunikasi dan kompromi. Dengan demikian, negosiasi sosial terbukti menjadi mekanisme penting dalam meredakan konflik antara pedagang dan pengelola Pasar Tradisional Ciparay. Proses komunikasi dan musyawarah yang berlangsung berkelanjutan memungkinkan revitalisasi tetap berjalan dengan tetap memperhatikan kepentingan pedagang. Temuan ini menjelaskan relevansi Teori Negotiated Order dalam menjelaskan terbentuknya tatanan sosial melalui interaksi yang dinamis.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Negosiasi sosial; Revitalisasi pasar; Pedagang; Pengelola, Negotiated Order
Subjects: Social Process > Conflict Resolution
General Management > Negotiation, Conflict, Crisis Management
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Aldi Rifaldi
Date Deposited: 12 Oct 2026 09:12
Last Modified: 12 Oct 2026 09:12
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144026

Actions (login required)

View Item View Item