Lesya, Dea (2026) Peran syair al-i'tiraf Abu Nawas terhadap spiritualitas santri: Studi kasus santri tingkat akhir pondok Pesantren Darussalam Kasomalang Subang 2025-2026. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (105kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (204kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
Keterangan Bebas Plagiarism.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (195kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (400kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (489kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (599kB) |
Abstract
Pesantren berperan membentuk spiritualitas santri, tetapi di tengah arus globalisasi sebagian santri mengikuti kegiatan keagamaan hanya secara formal tanpa memahami maknanya. Untuk membina batin santri, banyak pesantren memanfaatkan sastra keagamaan, salah satunya syair al-i’tiraf karya Abu Nawas yang dibaca secara rutin, namun pemahaman santri terhadap maknanya tidak selalu sama. Hal itu juga terjadi di Pondok Pesantren Darussalam Kasomalang Subang, syair al-i’tiraf karya Abu Nawas dibaca rutin sebelum shalat fardhu. Kajian terdahulu lebih banyak membahas teks, pesan dakwah, dan dampak psikologis syair ini, sehingga kajian tentang pemahaman dan penghayatan santri masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman santri tingkat akhir terhadap syair al-i’tiraf, menganalisis penghayatan mereka terhadap maknanya, dan mengkaji peran syair tersebut terhadap spiritualitas Islam santri. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus agar pengalaman santri dapat digambarkan secara mendalam sesuai kondisi di lapangan. Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa syair al-i’tiraf memuat nilai spiritual seperti taubat, kerendahan hati, dan kesadaran akan keterbatasan manusia di hadapan Allah. Syair ini dibaca rutin di pesantren, tetapi pemahaman santri berbeda-beda sehingga penghayatan dan sikap mereka pun berbeda. Karena itu, pemaknaan santri dilihat dari tiga hal, yaitu memahami isi syair, menghayati nilai-nilai di dalamnya, dan menerapkannya dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sepuluh santri tingkat akhir yang dipilih secara purposif. Data kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri memahami syair secara tepat, terutama sebagai pengakuan dosa dan permohonan ampun yang menuntut penyesalan, berhenti dari dosa, dan perbaikan diri. Mereka menghayatinya dalam bentuk ketenangan batin, keharuan, shalat yang lebih khusyuk, dan kebiasaan muhasabah. Syair berperan menanamkan kesadaran spiritual dengan menyeimbangkan rasa takut (khauf) dan harap (raja’), terutama pada hubungan hamba dengan Allah, sedangkan pada hubungan dengan sesama santri masih berproses. Syair ini menjadi salah satu faktor penguat spiritualitas bersama nilai Panca Jiwa dan pembinaan pesantren.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Abu Nawas; Pondok Pesantren; Santri; Spiritualitas Islam; Syair al-i'tiraf |
| Subjects: | Religious Experiences Spiritual Beings |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Dea Lesya |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 06:35 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 06:35 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144489 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




