Coping stress seorang istri dengan suami gay

Anggara, R Wisnu (2017) Coping stress seorang istri dengan suami gay. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVERABSTRAK)
1_cover.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (321kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
4_bab1.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB II)
5_bab2.pdf

Download (445kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB III)
6_bab3.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
7_ bab4.pdf

Download (431kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
8_bab5.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf

Download (680kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berawal dari penemuan peneliti mengenai kekecewaan dan perasaan putus asa, dalam hal ini stress yang dialami seorang isteri dengan suami gay. Berdasarkan wawancara, bahwa seorang isteri tersebut memiliki konflik dengan rumah tangganya, khususnya ketika ia dihadapkan dengan perilaku suaminya yang berselingkuh dengan sesama jenisnya (gay) sehingga dirasa kehilangan hak sebagai isteri. Seperti ia menginginkan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah, namun perilaku suaminya yang kurang bertanggung jawab tersebut, juga dianggapnya suatu penyimpangan agama. Sehingga dapat dikatakan ia mengalami suatu tekanan dalam hidupnya dalam hal ini stres. Teoritikus seperti Lazarus & Folkman menjelaskan bahwa stress adalah pengalaman ketika tuntutan suatu situasi yang dirasa membebani dan melebihi kemampuan seseorang serta terganggu atau kehilangan antisipasi. Dalam penelitian ini, situasi stress sangat tidak nyaman, dan ketidaknyamanan ini memotivasi individu untuk melakukan sesuatu guna menghilangkannya. Proses yang digunakan oleh seseorang yang menangani tuntutan yang menimbulkan stress adalah coping dimana menurut Lazarus & Folkman adalah upaya merubah kognitif dan perilaku secara konstan/tetap untuk mengatur tuntutan internal dan eksternal yang dianggap membebani atau melebihi kemampuan diri individu. Secara umum, individu menggunakan coping yang berpusat pada masalah dan emosi dalam menghadapi tuntutan eksternal dan internal dalam situasi kehidupan nyata. Untuk mengetahui gambaran coping stress, peneliti melakukan wawancara pada seorang isteri dengan suami gay. Subjek diambil secara purposive sampling. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode atau pendekatan studi kasus. Untuk memudahkan dalam pengambilan data yang diinginkan maka digunakan pedoman wawancara dengan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti, yaitu coping stress pada seorang gay, yang mengacu pada teori coping dari Lazarus & Folkman (1984). Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa subjek cenderung menggunakan bentuk coping yang berpusat pada emosi, dengan 6 aspek yaitu Distancing, Self-control, Seeking Social Support, Accepting Responsibility, Escape Avoidance, dan Positive Reappraisal, sehingga terlihat gambaran coping stress seorang isteri dengan suami gay yang kurang efektif.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Suami istri
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hak dan Kewajiban Suami Istri Menurut Islam
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: PKL6 SMKN 11 GARUT
Date Deposited: 23 Sep 2026 02:09
Last Modified: 23 Sep 2026 02:09
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/118893

Actions (login required)

View Item View Item