Zaelani, Muhamad (2015) Pengaruh Implementasi Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Tempat Hiburan Malam Terhadap Pendapatan Pajak Hiburan Dikota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati bandung.
|
Text (COVER)
cover.pdf Download (399kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf Download (816kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
daftar isi.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
bab 1.pdf Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
bab 2.pdf Download (19MB) | Preview |
|
|
Text (BAB III)
bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) |
||
|
Text (BAB IV)
bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (27MB) |
||
|
Text (BAB V)
bb 5.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
l;ampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (18MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi pada pembatasan jam operasional tempat hiburan malam. Hal ini disebabkan terjadinya aksi kriminalitas di malam hari, sehingga pihak Polda Jabar mengeluarkan kebijakan pembatasan jam operasional tempat hiburan malam maksimal tutup pukul 24.00, sedangkan Peraturan Daerah (PERDA) Kota Bandung membatasi jam operasional tempat hiburan malam maksimal tutup pada pukul 03.00 pagi. Sehingga menimbulkan aksi pro dan kontra dikalangan masyarakat serta ketimpangan kewenangan antara pemerintah kota dengan kepolisian terkait pemberlakuan jam operasional tempat hiburan malam yang berdampak kepada pendapatan pajak hiburan tahun 2014 menurun dari target yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh implementasi kebijakan pembatasan jam operasional tempat hiburan malam terhadap pendapatan pajak hiburan di Kota Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Van Meter dan Van Horn untuk implementasi kebijakan yang di dalamnya terdiri dari enam dimensi yang mempengaruhi implementasi kebijakan yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumberdaya, hubungan antar organisasi, karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial, politik dan ekonomi, disposisi implementor. Kemudian untuk tolak ukur keberhasilan pendapatan pajak hiburan menggunakan teori Nick Devas yang terdiri dari lima dimensi yaitu hasil, keadilan, daya guna ekonomi, kemampuan melaksanakan, kecocokan sebagai sumber penerimaan daerah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh wajib pajak hiburan Kota Bandung yang berjumlah 282 orang, jumlah sempel yang digunakan yaitu sebanyak 73 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan kuesioner (angket) dan observasi lapangan. Hasil dari penelitian diketahui bahwa nilai koefisien determinansi yang telah dihitung sebesar 75,4% masuk dalam kriteria pengaruh yang tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi pengaruh yang tinggi dari pengaruh implementasi kebijakan pembatasan jam operasional tempat hiburan malam terhadap pendapatan pajak hiburan di Kota Bandung. Sedangkan sisanya 24,6% dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain yang tidak diteliti.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendapatan Pajak |
| Subjects: | Public Administration |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | PKL6 SMKN 11 GARUT |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 02:45 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 02:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/120712 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



