Pelaksanaan Penundaan Eksekusi Hukuman Mati Terhadap Terpidana Kasus Narkoba Dikaitkan Dengan Undang Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana

Lesmana, Roy (2013) Pelaksanaan Penundaan Eksekusi Hukuman Mati Terhadap Terpidana Kasus Narkoba Dikaitkan Dengan Undang Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (13MB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
9_lampiran.pdf

Download (10MB) | Preview

Abstract

Penyalahgunaan Narkoba merupakan salah satu bahaya yang paling besar yang mengancam generasi muda, bukan hanya di Indonesia bahkan diseluruh dunia. Maka sanksi terberat bagi tindak pidana narkotika adalah pidana mati. Pelaksana eksekusi hukuman mati adalah Jaksa sesuai dengan Pasal 270 KUHAP. Akan tetapi pada kenyataannya pelaksanaan eksekusi hukuman mati banyak yang mengalami penundaan dan banyak pula yang akhirnya tidak dilaksanakan walaupun putusan hukuman mati telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Dalam penelitian ini dirumuskan beberapa pertanyaan mengenai Pelaksanaan Penundaan Eksekusi Hukuman Mati Terhadap Terpidana Kasus Narkoba, yaitu: apa akibat hukum yang terjadi akibat tertundanya eksekusi hukuman mati, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penundaaan pelaksanaan eksekusi hukuman mati serta upaya apa yang dilakukan oleh pelaksana eksekusi khususnya Jaksa agar eksekusi hukuman mati tidak tertunda. Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa pelaksanaan eksekusi hukuman mati terhadap terpidana kasus narkoba banyak yang mengalami penundaan. Pelaksanaan eksekusi hukuman mati terpidana kasus narkoba harus segera dilaksanakan ketika putusan hukuman telah memperoleh kekuatan hukum tetap agar tidak bertentangan dengan Pasal 270 KUHAP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analitis, spesifikasi penelitian ini bersifat pendekatan yuridis normatif, Sumber data yang digunakan adalah data primer melalui penelitian kepustakaan yaitu penelitian terhadap data sekunder, yaitu data yang diperoleh langsung dari sumber di lapangan melalui penelitian secara sistematis dan terencana di Kejati DKI Jakarta dan bahan hukum sekunder yang terdiri dari peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai pelaksanaan penundaan eksekusi hukuman mati terhadap terpidana kasus narkoba. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, studi lapangan dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan adalah analitis-kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di Kejati DKI Jakarta Untuk data sekunder penulis dapat dari perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Padjajaran. Berdasarkan Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penundaan pelaksanaan eksekusi memeberikan akibat kepada para terpidana, yaitu Tidak adanya kepastian hukum bagi terpidana. Terpidana mengalami siksaan fisik dan psikis yakni seolah-olah menerima dua hukuman yaitu hukuman penjara dan mati. faktor penyebab tertundanya pelaksanaan hukuman mati adalah Peraturan perundang-undangan, kurangnya sosialisasi dan koordinasi sesarma penegak hukum. Upaya Agar pelaksanaan eksekusi tidak tertunda sesama penegak hukum meningkatkan Sosialisasi, Koordinasi dan Publikasi. Meminta kepada presiden agar segera menerbitkan keputusan presiden mengenai menolak atau menerima Grasi terpidana. Memberikan masukan kepada badan legislative dan instansi terkait agar membuat aturan hukum yang jelas mengenai ketentuan PK dan Grasi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Pelaksanaan Penundaan Eksekusi Hukuman Mati Terhadap Terpidana Kasus Narkoba Dikaitkan Dengan Undang Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana
Subjects: Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: PKL6 SMKN 11 GARUT
Date Deposited: 18 Sep 2026 02:57
Last Modified: 18 Sep 2026 02:57
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/121577

Actions (login required)

View Item View Item