Nisa, Izwanira Khairun (2014) Problematika penyebutan 'Kata Allah' di Malaysia (penelitian di Kota Kinabalu, Sabah Malaysia Antara pemeluk Islam dan Kristen Katolik. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
cover.pdf Download (302kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
daftar isi.pdf Download (659kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
||
|
Text (BAB II)
bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (12MB) |
||
|
Text (BAB III)
bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
||
|
Text (BAB IV)
bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Islam adalah agama resmi negara (agama persekutuan). Permasalahan ketua Allah di Malaysia pada tahun 2007 kembali memanas pada tahun 2009 selesai mahkamah Tinggi Kuala Lumpur membenarkan kata Allah sebagai pegangan kata Tuhan. Terjadi perbedaan antara Islam dengan Kristen Katolik mengenai penggunaan kata Allah karena kaum muslim sangat keberatan dengan keputusan dari Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur. Tapi di muslim sendiri ada yang mendukung dan ada yang melarang yaitu Parti UMNO sendiri melarang penggunaan kata Allah untuk umat agama lain. Sedangkan Partai PAS mendukung misalnya ada agama lain yang menggunakan kata Allah untuk Tuhan mereka. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah: a) mengetahui makna penggunaan Kalimah Allah, Allah menurut Muslim Melayu, b) mengetahui makna penggunaan Kalimah Allah menurut Kristen Katolik c) mengetahui dampak sosial cultural dan politis. Dengan metode penelitian deskriptif, yang akan memecahkan masalah pada kasus yang terjadi di Kota Kinabalu Sabah Malaysia dan analisis data yang lebih diketankan pada metode kualitatif. Tujuan adalah masalah pokok yang terjadi dalam setiap konflik keberagamaan. Konsep ketahanan yang dapat kita artikan sebagai sesuatu yang dianggap penting oleh manusia terhadap sesuatu yang basis secara abstrak maupun konkrit. Yang terdapat dalam paham agama-agama seperti Islam, Kristen itu adalah Tuhan yang personal. Tuhan personal bukanlah hasil ide atau pikiran manusia sendiri tapi bisa didapati dan infornasi wahyu yang dibawa oleh para utusan Tuhan. Antara hal yang sering dilupakan oleh pihak yang berkongflik, yang mengatisbukan terjadinya konflik adalah tindakan agresi pihak lawan semata-mata. Bahasa dan fikiran adalah saling mencerminkan satu sama lain. perpaduan serta keharomonian di Malaysia mampu dijayakan dalam keadaban yang wujudnya perbedaan agama. Banyak yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah serta pepecahan agama serta sekaligus mewujudkan perdamaian dalam kesejahteraan Malaysia. “Perbedaan adalah suatu rahmat dan bukannya suatu keramat.”
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Allah; Islam; Kristen; Konsep Ketuhanan; Malaysia |
| Subjects: | Islam > Islam and Other Belief |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama |
| Depositing User: | PKL6 SMKN 11 GARUT |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 08:07 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 08:08 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/121702 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



