Naim, Muhammad (2025) Toxic Friendship dalam pertemanan perspektif hadis. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (195kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (268kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (231kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (348kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (469kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (676kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (394kB) | Request a copy |
Abstract
Pertemanan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan sosial manusia, di mana hubungan antarindividu terjalin melalui lingkungan, keluarga, media sosial, maupun organisasi. Namun, tidak semua pertemanan membawa dampak positif bagi kehidupan seseorang. Fenomena toxic friendship atau pertemanan yang merugikan sering muncul dengan ciri-ciri manipulasi, iri hati, pengaruh negatif, hingga ketidakseimbangan relasi sosial. Kondisi ini menuntut perhatian serius karena dapat berdampak buruk bagi perkembangan moral dan spiritual individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena toxic friendship dalam perspektif hadis Nabi Muhammad SAW. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana hadis-hadis memberikan tuntunan dalam memilih teman, membedakan karakter sahabat yang baik dan buruk, serta mencegah dampak buruk dari hubungan pertemanan yang tidak sehat. Kerangka berpikir penelitian ini bertumpu pada pandangan Islam yang menekankan pentingnya pertemanan yang dilandasi iman, kejujuran, dan akhlak mulia. Hadis-hadis Nabi digunakan sebagai landasan konseptual untuk menjelaskan bagaimana pergaulan yang sehat dapat menjaga moralitas, serta bagaimana peringatan Rasulullah SAW berfungsi sebagai pedoman dalam menghindari pengaruh buruk dari teman yang tidak saleh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Penelitian ini berbasis library research dengan menelaah literatur hadis yang relevan, baik dari segi matan maupun konteksnya, serta mengaitkannya dengan kajian akhlak dalam pertemanan. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis untuk menggali pemahaman mendalam mengenai konsep toxic friendship menurut hadis Nabi Muhammad SAW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi memberikan arahan jelas mengenai pentingnya memilih teman yang baik serta memperingatkan umat Islam agar menjauhi pengaruh buruk dari teman yang tidak saleh. Prinsip saling menasihati dalam kebaikan, menjaga iman, dan menjunjung kejujuran menjadi fondasi utama dalam membangun pertemanan yang sehat. Dengan demikian, konsep toxic friendship dapat dicegah melalui pengamalan ajaran Rasulullah SAW mengenai akhlak dan etika pergaulan dalam kehidupan sehari-hari.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | toxic friendship; pertemanan; hadis; akhlak; etika social |
| Subjects: | Islam > Study of Text of Hadith |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Muhammad Naim |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 03:00 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 03:00 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/123813 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



