Eksistensi tokoh masyarakat dalam membangun solidaritas sosial (penelitian di Kampung Jati Baru RW 17 Desa Jati Endah Kecamatan Cilengkrang) Kabupaten Bandung)

Parlina, Yuli (2017) Eksistensi tokoh masyarakat dalam membangun solidaritas sosial (penelitian di Kampung Jati Baru RW 17 Desa Jati Endah Kecamatan Cilengkrang) Kabupaten Bandung). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1 cover.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
3 BAB I.pdf

Download (243kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
4 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (303kB)
[img] Text (BAB III)
5 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB)
[img] Text (BAB IV)
6 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB)
[img] Text (BAB V)
7 BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (29kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8 DAFTAR-PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (109kB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai keberadaan tokoh masyarakat dalam membangun solidaritas sosial di RW 17 Jati Baru Bandung. Berbagai upaya dilakukan Bapak H Wawan Gusnawan selaku tokoh masyarakat RW 17 Jati Baru Bandung dalam menciptakan kampung yang produktif dan berpontensial yang mengutamakan peduli akan lingkungan. Berupaya terus membangun kampungnya menjadi lebih baik dengan menerapkan nilai solidaritas sosial dengan itu Bapak H Wawan dalam membangun solidaritas merubah dulu atau pola pikir dari masyarakat itu sendiri tentunya merubah cara pandang, merubah sikap, prilaku dan tentunya rasa kerjasama atau solidaritas harus lebih ditanamkan dan terus lebih ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi tokoh masyarakat dalam membangun solidaritas masyarakat RW 17 Jati Baru Bandung Desa Jati Endah Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung. Disamping itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari adanya ikatan solidaritas sosial yang dibangun oleh tokoh masyarakat sehingga menciptakan suatu program-program dan dari adanya ikatan solidaritas yang kuat mampu merubah kampungnya menjadi lebih baik. Dalam penelitian ini digunakan teori solidaritas yang dikemukakan oleh Emile Durkheim ia membagi solidaritas sosial ke dalam dua tipe utama yakni solidaritas mekanik dan solidaritas organik. Solidaritas mekanik merupakan dua tipe solidaritas yang didasarkan atas persamaan. Pada masyarakat dengan tipe solidaritas mekanik, individu diikat dalam suatu bentuk solidaritas yang memiliki kesadaran kolektif yang sama dan kuat. Karena itu individualitas tidak berkembang karena “dilumpuhkan” oleh tekanan besar untuk menerima konformitas. Realitas masyarakat yang memiliki solidaritas mekanik dapat di jumpai pada masyarakat sederhana, segmental, praindustri, dan masyarakat pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menganalisa data yang diperoleh dari lapangan. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan observasi dan wawancara dengan masyarakat RW 17 Jati Baru dan dengan Tokoh masyarakat Jati Baru RW 17. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Haberman yang meliputi tiga komponen yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan verifikasi. Hasil penelitian ini adanya solidaritas yang kuat antara masyarakatnya yang di bangun oleh Bapak H Wawan Gusnawan selaku tokoh masyarakat sehingga dari adanya solidaritas yang kuat dapat merubah kampungnya menjadi lebih baik. Berbagai upaya dilakukan oleh Bapak H Wawan Gusnawan guna membangkitkan kesadaran masyarakat akan lingkungan dalam hal kerjasama, kegotong royongan dan meningkatkan rasa solidaritas. Dengan BERHEMAT 17 dan berkat kerjasama yang baik antara anggota masyarakat dan masyarakat RW 17 Jati Baru memiliki kegotong royongan yang tinggi kini kampung Jati Baru RW 17 sudah menjadi kampung yang produktif dan sebagai contoh bagi kampung lainnya. Dengan adanya kata BERHEMAT 17 yang fokus tujuannya yaitu lingkungan dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat sehingga dengan adanya solidaritas telah membangun Kelompok Wanita Tani (KWT), Bina Keluarga Lansia, dan Bina Keluarga Remaja (BKR).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Eksistensi Tokoh Masyarakat; Solidaritas Sosial; dan Kampung Cilengkrang
Subjects: Social Interaction, Interpersonal Relations
Social Process
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: PKL3 SMKN 8 GARUT
Date Deposited: 28 Jan 2026 04:03
Last Modified: 28 Jan 2026 04:03
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/125888

Actions (login required)

View Item View Item