Zahra, Ranum Belia (2025) Sejarah dan perkembangan organisasi pelajar Islam Indonesia di kota Bandung pada tahun 1957-1980. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (141kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (141kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
surat pernyataan ranum (1).pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar isi.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab 1 .pdf Download (434kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (131kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) |
Abstract
Pelajar Islam Indonesia (PII) merupakan organisasi pelajar tertua yang ada di Indonesia, didirikan di Yogyakarta pada tahun 1947 oleh sejumlah tokoh muda Islam sebagai respons atas kebutuhan akan wadah pelajar yang mandiri dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Di Kota Bandung, PII memainkan peran signifikan dalam dinamika sosial-politik Indonesia, khususnya pada periode 1957–1980. PII lahir sebagai respons terhadap dualisme pendidikan pasca-kemerdekaan dan ancaman ideologi komunis yang mencoba memecah belah persatuan umat. Sebagai organisasi pelajar, PII bergerak di bidang pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda Muslim, serta memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami dinamika sosialpolitik dan keagamaan di kalangan pelajar Muslim Indonesia, khususnya di Kota Bandung pasca-kemerdekaan. Kota Bandung sebagai salah satu pusat pendidikan dan pergerakan pelajar memiliki peran strategis dalam pembentukan kesadaran kolektif di kalangan generasi muda Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui Kondisi Kota Bandung Pasca Kemerdekaan, Untuk mengetahui Peran dan Perkembangan Organisasi PII di Kota Bandung pada tahun 1957-1980. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Tahapan penelitian meliputi: heuristik (pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta kunjungan ke perpustakaan daerah setempat), kritik sumber (pengujian terhadap sumber-sumber untuk mengetahui autentisitas dan kebenaran sumber), interpretasi (penafsiran sejarah dengan menguraikan fakta-fakta menjadi cerita peristiwa sejarah yang harmonis dan masuk akal), dan historiografi (penulisan hasil penelitian sejarah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 1957-1970, PII Bandung aktif melawan PKI, menentang Manipol-USDEK dan Nasakom, serta merebut institusi pendidikan. Peran PII dalam pembentukan KAPPI dan gerakan Tritura menegaskan kontribusinya pada transisi ke Orde Baru. Memasuki 1970-1980, PII Bandung dihadapkan pada tekanan Orde Baru, khususnya kebijakan Asas Tunggal Pancasila dan pelarangan jilbab di sekolah. Meskipun dinyatakan terlarang atau dibatasi kegiatannya, PII beradaptasi dengan kaderisasi "bawah tanah" dan kamuflase melalui organisasi lain, menunjukkan ketahanan ideologis dan militansi kader yang luar biasa. Perjuangan gigih PII ini, khususnya dalam isu pelarangan jilbab, berkontribusi pada perubahan kebijakan di kemudian hari.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eksistensi; Organisasi; PII bandung; Sejarah dan Strukturalisme |
| Subjects: | Religious Congregations and Orders Islam > Islamic History Organization an Management of History |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Ranum Belia zahra |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 02:54 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 07:03 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/125900 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



