Nurfalah, Hani (2025) Perkembangan dan peran sosial keagamaan Masjid Besar Banjaran tahun 1946 - 1988. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (138kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (151kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (174kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (154kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (375kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (881kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (693kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Masjid Besar Banjaran yang awalnya hanya merupakan masjid kecil kini telah berubah menjadi masjid yang sangat megah dengan jama’ah yang ramai didalamnya. Masjid Besar Banjaran yang semula hanya dijadikan tempat ibadah sholat kini mempunyai peran yang sangat penting sebagai titik pusat utama seluruh aktivitas bagi umat islam, seperti pusat agama, pendidikan, politik, sosial dan budaya. Kegiatan – kegiatan yang dilakukan di masjid merupakan kegiatan yang bersifat kemasyarakatan (Habluminannas) maupun yang bersifat transendensi bertujuan akhirat (Habluminallah). Berdasarkan uraian diatas terdapat beberapa masalah, sebagai berikut: pertama, bagaimana Sejarah Masjid Besar Banjaran dari masa ke masa tahun 1946- 1988?, kedua, bagaimana Peran sosial keagamaan Masjid Besar Banjaran Tahun 1946-1988? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah Masjid Besar Banjaran dan untuk mengetahui kajian peran dan aktivitas sosial keagamaan Masjid Besar Banjaran tahun 1946-1988. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian sejarah yakni acuan penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Langkah pertama, heuristik, dilakukan dengan mengumpulkan berbagai sumber data yang relevan, seperti arsip masjid, wawancara dengan pengurus DKM, serta dokumentasi – dokumentasi yang berkaitan. Selanjutnya pada tahap kritik sumber, penulis menilai keotentikan dan kredibilitas sumber-sumber yang telah dikumpulkan untuk memastikan validitasnya. Pada tahap interpretasi, data yang terkumpul dianalisis secara mendalam untuk memahami konteks sosial dan keagamaan yang berkembang di masjid pada periode yang diteliti, penulis menggunakan teori struktural fungsional yang cukup relevan untuk memahami perkembangan dan peran sosial keagamaan Masjid Besar Banjaran. Terakhir, dalam langkah historiografi, hasil penelitian ini ditempatkan dalam konteks sejarah yang lebih luas, untuk mengungkapkan kontribusi masjid dalam perkembangan sosial dan keagamaan masyarakat setempat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: pertama, Masjid Besar Banjaran pertama kali dibangun pada tahun 1930 dijalan Banjaran namun dengan berkembangnya masyarakat Banjaran dan bertambahnya jama’ah maka terjadilah renovasi terhadap masjid. Kedua adanya peran sosial keagamaan dalam berbagai aktivitas seperti peran masjid Besar Banjaran tahun 1946 sebagai tempat untuk para masyarakat mengungsi dari peristiwa Bandung Lautan Api. Aktivitas mengungsi ini tidak lepas dengan adanya peran dan fungsi masjid Besar Banjaran.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sejarah Perkembangan Masjid |
| Subjects: | Islam Islam > Mosques Islam Umum > Islam dan Ilmu Sosial |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | . Hani Nurfalah |
| Date Deposited: | 26 Nov 2025 06:50 |
| Last Modified: | 26 Nov 2025 06:50 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/125973 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



