Fadillah, Raka Hikmal (2025) Krisis etika lingkungan dalam film dokumenter Pelangi di Citarum. Sarjana thesis, UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (133kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (302kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (201kB) |
Abstract
Berbagai bentuk pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil, industrialisasi, dan pola hidup konsumtif terus terjadi sehingga mengakibatkan lingkungan yang krisis. Penelitian ini berfokus pada film dokumenter Pelangi di Citarum, sebuah film yang mengisahkan bentuk krisis lingkungan oleh berbagai bentuk tindakan destruktif manusia terhadap ekosistem alam. krisis lingkungan yang hadir merupakan perbuatan manusia yang tidak memiliki pandangan tentang lingkungan atau krisis persepsi. Selain Krisis persepsi, krisis etika juga membuat lingkungan dipandang hanya sebagai objek yang harus dieksploitasi demi kepentingan pribadi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk membedah film dan mencari aspek yang menjadi penyebab krisis etika lingkungan. Dengan terlebih dahulu membedah film, mencari aspek krisis lingkungan dalam film dan hal tersebut ditinjau dengan etika lingkungan Islam sebagai kacamata dalam melihat krisis lingkungan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika filosofis dan hermeneutika klasik dengan metode analisis wacana untuk menelaah struktur bahasa, konteks, dan situasi yang tergambar dalam film. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif, dengan sumber data primer berupa film dokumenter Pelangi di Citarum, serta sumber sekunder berupa buku dan jurnal yang membahas Sungai Citarum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan, reduksi, klasifikasi, analisis, penyajian, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian terhadap film dokumenter Pelangi di Citarum menunjukkan bahwa dalam struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosialnya terdapat kesamaan makna utama, yakni menggambarkan krisis lingkungan. Krisis tersebut bersifat kompleks dan disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, pencemaran dan polusi lingkungan, perubahan iklim global, urbanisasi dan pertumbuhan penduduk, gaya hidup konsumtif serta budaya Materialistik, serta faktor-faktor struktural lainnya. Dalam perspektif etika lingkungan Islam, kondisi tersebut jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar. Etika lingkungan Islam menekankan prinsip tanggung jawab (amanah) terhadap kelestarian alam (khalifah fil Ardh), rasa hormat dan keadilan terhadap alam, solidaritas kosmik dengan makhluk lain (tadhamun), kasih sayang dan kepedulian terhadap lingkungan (rahmah), tidak merugikan alam, keseimbangan dengan alam (tawazun), serta keadilan ekologis. Dengan demikian, krisis yang tergambar dalam film tersebut mencerminkan hilangnya nilai-nilai moral dan spiritual manusia dalam menjaga keseimbangan dan kelestarian ciptaan Tuhan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Krisis lingkungan; Etika Lingkungan; Citarum. |
| Subjects: | Ethics, Moral Philosophy Islam > Specific Moral Issues Ecology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | Raka Hikmal Fadillah Fadillah |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 02:34 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 02:34 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/126043 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



