Evaluasi koordinasi relai arus lebih dan relai gangguan tanah pada Trafo#1 70/20kV di Gardu Induk Majalaya

Putra, Hilmy Fauzan Sukmana (2025) Evaluasi koordinasi relai arus lebih dan relai gangguan tanah pada Trafo#1 70/20kV di Gardu Induk Majalaya. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (398kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (481kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (556kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (744kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
10_bab6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (693kB) | Request a copy
[img] Text
11_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (638kB) | Request a copy
[img] Text
12_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Sistem proteksi pada jaringan tenaga listrik memiliki peranan penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran daya serta mencegah perluasan daerah gangguan. Salah satu perangkat proteksi yang digunakan adalah relai arus lebih (Over Current Relay) dan relai gangguan tanah (Ground Fault Relay). Pada penelitian ini dilakukan evaluasi koordinasi relai arus lebih dan relai gangguan tanah pada Trafo 1 Gardu Induk Majalaya dengan menggunakan software ETAP sebagai media simulasi. Berdasarkan hasil simulasi, ditemukan adanya kegagalan koordinasi relai pada tahun 2020 ketika trafo 1 Majalaya mengalami breakdown yang disebabkan oleh kesalahan pengaturan (setting) relai arus lebih dan gangguan tanah pada sisi low voltage yang terlalu tinggi. Kondisi ini menyebabkan relai pada sisi low voltage menjadi kurang sensitif sehingga saat terjadi gangguan hubung singkat, relai pada sisi high voltage sebagai proteksi cadangan justru bekerja terlebih dahulu dibandingkan relai pada sisi low voltage sebagai proteksi utama. Selain itu, hasil evaluasi terhadap kondisi koordinasi relai pada tahun 2025 menunjukkan bahwa koordinasi relai sudah baik dan sesuai dengan Standar Perusahaan Listrik Negara (SPLN). Namun, ditemukan perbedaan nilai arus setting (Iset) pada relai gangguan tanah sisi 70 kV antara hasil perhitungan dan kondisi lapangan, yaitu sebesar 0,8235 A pada hasil perhitungan dan 2 A pada kondisi aktual. Perbedaan ini disebabkan oleh penyesuaian terhadap karakteristik sistem, mengingat Gardu Induk Majalaya merupakan gardu induk radial, sehingga diperlukan setting relai yang memungkinkan recovery gangguan tanah dapat dilakukan dengan cepat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Sistem Proteksi; Koordinasi Relai; Relai Arus Lebih; Relai Gangguan Tanah; Breakdown; ETAP.
Subjects: Systems > Computer Modeling and Simulation
Electricity > Electrodinamics, Electric Current
Engineering > Measurement
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Teknik Elektro
Depositing User: Hilmy Fauzan Sukmana Putra
Date Deposited: 30 Dec 2025 01:54
Last Modified: 30 Dec 2025 01:54
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127068

Actions (login required)

View Item View Item