Miftahullah, Miftahullah (2025) Telaah kontradiksi hadits tentang menentukan upah bekam dan implikasi hukumnya terhadap jasa usaha bekam: Kajian mukhtalaful hadits. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (124kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (152kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (352kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (89kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (302kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (536kB) | Request a copy |
Abstract
Berangkat dari fenomena kontradiksi hadits mengenai penetapan upah bekam, yang menimbulkan kontroversi hukum di kalangan ulama dan praktisi pengobatan alternatif Islam. Di satu sisi, beberapa hadits menyebutkan larangan dan celaan terhadap upah bekam, sementara di sisi lain terdapat riwayat yang menunjukkan Rasulullah Saw sendiri memberi upah kepada tukang bekam. Kontradiksi ini menjadi isu penting dalam konteks praktik bekam yang saat ini banyak dijalankan sebagai profesi dan usaha jasa kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas dan validitas hadits-hadits terkait, memahami makna dan konteksnya secara mendalam, serta menganalisis implikasi hukumnya terhadap usaha bekam berdasarkan metode mukhtalaf al-hadits. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research) dan penerapan analisis takhrij, syarah, serta kritik sanad dan matan. Penelitian ini juga menggunakan metode analisis mukhtalaf al-hadits untuk mengurai perbedaan-perbedaan dalam riwayat, mencari titik temu (al-jam'), menimbang validitas dan kekuatan dalil (tarjih), hingga mempertimbangkan kemungkinan nasakh (penghapusan hukum). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa klasifikasi pandangan ulama terhadap upah bekam: (1) haram secara mutlak, (2) halal secara mutlak, (3) halal dengan syarat tidak menetapkan tarif tertentu, dan (4) halal berdasarkan pendapat bahwa larangan sebelumnya telah dinasakh. Temuan penting lainnya adalah bahwa perbedaan riwayat muncul karena perbedaan konteks, penggunaan bahasa, serta periwayatan secara makna. Dengan menerapkan metode mukhtalaf al-hadits secara cermat, kontradiksi antar hadits dapat diselaraskan tanpa harus menafikan salah satunya. Dari sisi hukum, hasil penelitian ini mendukung pendapat mayoritas ulama yang memperbolehkan pengambilan upah bekam selama memenuhi prinsip keadilan, transparansi, dan kesepakatan antara pemberi dan penerima jasa sebagaimana ketentuan dalam fikih muamalah.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hadits; Kontradiksi; Upah; Bekam |
| Subjects: | Islam > Hadith Islam > Study of Text of Hadith Islam > Sunan Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Cerita-cerita Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Miftahullah Miftahullah |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 03:38 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 03:38 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



