Analisis kekalahan koalisi partai Golkar dan partai Gerindra pada Pilkada Indramayu tahun 2024

Mardani, Ahmad Janardi (2026) Analisis kekalahan koalisi partai Golkar dan partai Gerindra pada Pilkada Indramayu tahun 2024. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (29kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BEBAS PLAGIARISM)
BEBAS PLAGIARISM.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (57kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (155kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (133kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (76kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (828kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (31kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (161kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Analisis Kekalahan Koalisi Partai Golkar dan Partai Gerindra Pada Pilkada Indramayu Tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pembentukan koalisi partai politik dalam agenda Pemilihan Kepala Daerah merupakan hal yang menarik untuk diteliti. Partai politik pada umumnya dalam membentuk sebuah koalisi selalu tidak didasari oleh kesamaan ideologi atau jati diri masing-masing partai. Koalisi dapat dibentuk oleh pragmatisme belaka dengan peluang menang atau kalah dan terakomodirnya setiap kepentingan. Begitu pula dengan koalisi Baher-Kasan yang disusun tanpa berdasarkan kesamaan ideologi, dipengaruhi oleh pragmatisme, dan sarat akan kepentingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pelaksanaan pembentukan koalisi partai Golkar dan partai Gerindra serta menggambarkan faktor-faktor yang mendasari pembentukan koalisi partai politik pengusung Baher-Kasan. Landasan teori penelitian ini menggunakan teori Arend Ljiphart (2015) mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan koalisi partai politik yang terdiri dari 5 faktor. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, proses pembentukan koalisi partai Golkar dan partai Gerindra diawali dengan visi misi BERKAH bagi Kabupaten Indramayu. Pada awalnya partai Golkar memiliki dinamika konflik kepentingan karena ingin menduduki kepala daerah lagi di Indramayu. Koalisi ini didorong oleh banyaknya perolehan kursi di DPRD Kabupaten Indramayu. Koalisi ini dikategorikan sebagai koalisi kemenangan minimal. Faktor-faktor kekalahan koalisi Baher-Kasan adalah sosok yang diusung kurang dikenal oleh masyarakat, kader pengganti, tidak masif pada saat kampanye, dan penempatan alat peraga kampanye yang tidak menyeluruh.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Pemilihan Kepala Daerah; Koalisi; Partai Politik
Subjects: Political Process > Political Parties
Political Process > Parties in Indonesia
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik
Depositing User: Ahmad Janardi Mardani
Date Deposited: 28 Jan 2026 07:31
Last Modified: 28 Jan 2026 07:31
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127694

Actions (login required)

View Item View Item