Saribanon, Limanda (2026) Implementasi bimbingan manasik dalam kualitas ibadah jemaah : Studi kasus pelaksanaan bimbingan Manasik di KBIHU Al Maghfiroh Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
cover.pdf Download (54kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK..pdf Download (199kB) | Preview |
|
|
Text (BUKTI PLAGIARISME)
plagiarisme.pdf Download (497kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (793kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (932kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (531kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (923kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bimbingan manasik haji dalam meningkatkan kualitas ibadah Jemaah di KBIHU (KBIHU) Al-Maghfiroh Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman yang komprehensif bagi calon Jemaah dalam melaksanakan ibadah haji, mengingat masih terdapat Jemaah yang kesulitan memahami tata cara dan rukun haji meskipun telah mengikuti bimbingan manasik. KBIHU Al-Maghfiroh sebagai lembaga penyelenggara bimbingan manasik memiliki peran strategis dalam mempersiapkan Jemaah secara spiritual, mental, dan fisik agar mampu melaksanakan ibadah sesuai tuntunan syariat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap ketua, pembimbing, serta Jemaah KBIHU Al-Maghfiroh. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan George C. Edwards III yang meliputi komunikasi, sumber daya manusia(SDM), disposisi, dan struktur birokrasi, serta teori Total Quality Management (TQM) dari Goetsch dan Davis sebagai landasan untuk menilai kualitas layanan bimbingan Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bimbingan manasik di KBIHU Al-Maghfiroh telah berjalan dengan baik melalui komunikasi yang efektif antara pembimbing dan Jemaah, dukungan sumber daya manusia(SDM) manusia yang kompeten, serta struktur birokrasi yang terorganisir. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana praktik dan perbedaan latar belakang pendidikan Jemaah yang mempengaruhi tingkat pemahaman. Dari perspektif TQM, penerapan prinsip perbaikan berkelanjutan dan fokus pada kepuasan Jemaah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas ibadah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan manasik haji di KBIHU Al-Maghfiroh berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas ibadah Jemaah, baik dari segi pengetahuan, sikap, maupun praktik ibadah di lapangan. Penerapan teori implementasi kebijakan dan prinsip-prinsip TQM membantu lembaga dalam menciptakan sistem bimbingan yang efektif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan keagamaan. Dengan demikian, KBIHU Al-Maghfiroh dapat menjadi model lembaga pembimbing ibadah haji yang profesional dan berdaya saing tinggi dalam penyelenggaraan manasik di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | metode implementasi; metode total quality management(TQM); bimbingan manasik haji dan umrah; |
| Subjects: | Islam Islam Umum |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Manajemen Haji dan Umrah |
| Depositing User: | limanda aprilia saribanon |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 08:43 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 08:43 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127824 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



