Perbandingan prinsip-prinsip Fidusia menurut Undang-Undang dan Hukum Islam

Fitrianingsih, Siti Erlania and Jaenudin, Jaenudin Perbandingan prinsip-prinsip Fidusia menurut Undang-Undang dan Hukum Islam. UIN Sunan Gunung Djati Bandung. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
08 Perbandingan Prinsip-prinsip Fidusia menurut UU dan Hukum Islam.pdf

Download (466kB) | Preview

Abstract

Fidusia merupakan hubungan hukum yang didasarkan pada kepercayaan antara debitur (pemberi fidusia) dan kreditur (penerima fidusia). Menurut Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, proses terjadinya jaminan fidusia dengan cara mengalihkan hak milik dari pemiliknya (debitur) berdasarkan adanya perjanjian pokok kepada kreditur, akan tetapi yang diserahkan hanya haknya saja , namun barangnya tetap dikuasai oleh debitur. Jika dalam UU No 42 tahun 1999 mengenal istilah fidusia maka dalam hukum Islam dikenal dengan Istilah rahn tasjiy menurut Fatwa DSN Nomor 68 Tahun 2008. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis komparatif. Yaitu dengan membandingan substansi Pembahasan jaminan fidusia menurut UU dengan hukum jaminan menurut Hukum Islam akan menemukan perbedaan dan persamaan diantara keduanya.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: jaminan fidusia; rahn tasjily; UU No 2 Tahun 1999;
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Perbandingan Hukum Pengadilan Islam dengan Hukum Lain
Law > Comparative Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Jaenudin Jaenudin
Date Deposited: 19 Feb 2026 03:32
Last Modified: 19 Feb 2026 03:32
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128239

Actions (login required)

View Item View Item