Peran sabar dalam menghadapi masalah emosional di rumah tangga: Studi kasus kepada pasangan yang menikah sebelum usia ideal menurut BKKBN di Lembaga Pimpinan Cabang Pemuda Persis Cileunyi

l Haq, Fanalila Sabili (2025) Peran sabar dalam menghadapi masalah emosional di rumah tangga: Studi kasus kepada pasangan yang menikah sebelum usia ideal menurut BKKBN di Lembaga Pimpinan Cabang Pemuda Persis Cileunyi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img] Text (COVER)
cover.pdf

Download (26kB)
[img] Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (187kB)
[img] Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
pdf&rendition=1 (1).pdf

Download (262kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
daftar isi .pdf

Download (141kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf

Download (614kB)
[img] Text (BAB II)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (744kB)
[img] Text (BAB III)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB 4 (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (609kB)
[img] Text (BAB V)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
dafar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (399kB)

Abstract

Pernikahan di usia muda merupakan fenomena yang banyak dijumpai di masyarakat, termasuk di lingkungan lembaga PC Pemuda Persis Cileunyi. Keputusan menikah muda kerap dilandasi oleh semangat menjaga kehormatan diri serta menjalankan ajaran agama. Namun, realitasnya, pasangan muda sering kali menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal pengendalian emosi, kesiapan mental, dan kestabilan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pemahaman pasangan nikah muda tentang sabar, bentuk emosi yang mereka alami dalam rumah tangga, serta peran sabar dalam menghadapi masalah emosional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi serta dokumentasi terhadap pasangan nikah muda di lembaga PC Pemuda Persis Cileunyi. Analisis dilakukan dengan menelaah pemahaman tentang sabar, emosional dan peran sabar terhadap emosional dirumah tangga pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan muda dengan inisial N dan D, L dan S, F dan Z, Y dan K memaknai sabar bukan hanya sebagai kemampuan menahan amarah, tetapi juga sebagai sikap menerima ujian hidup, menjaga diri dari perbuatan yang dilarang, serta tetap istiqamah dalam ketaatan. Dalam keseharian, sabar sering kali diuji melalui perbedaan karakter, persoalan ekonomi, dan tuntutan sosial. Emosi yang muncul pun sangat beragam: rasa lelah karena beban rumah tangga, cemas menghadapi ketidakpastian masa depan, kecewa terhadap pasangan, hingga marah ketika terjadi kesalahpahaman. Namun di balik itu, muncul pula emosi positif berupa kebahagiaan, rasa syukur, dan cinta yang menjadi energi penguat dalam rumah tangga. Sabar terbukti menjadi faktor penting yang membantu pasangan muda mengelola konflik. Dengan kesabaran, mereka mampu menahan diri untuk tidak mengucapkan kata- keputusan tergesa-gesa. Praktik kesabaran juga membuat mereka lebih mudah memaafkan kesalahan, menerima keterbatasan, dan tetap berkomitmen menjaga rumah tangga. Menariknya, hasil penelitian ini juga memperlihatkan adanya kesesuaian antara konsep sabar dalam Islam dengan teori kecerdasan emosional, terutama dalam aspek pengendalian diri, ketekunan, dan daya tahan psikologis (resiliensi). Pasangan yang sabar cenderung lebih stabil emosinya, lebih mudah mencari solusi, dan lebih optimis dalam membangun masa depan bersama.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: sabar; emosi; pernikahan muda; rumah tangga
Subjects: Islam > Sufism
Islam > Marriage and Family Life
Aqaid (Aqidah, Akidah) dan Ilmu Kalam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: fanalila sabilil haq
Date Deposited: 16 Apr 2026 07:18
Last Modified: 17 Apr 2026 02:45
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128422

Actions (login required)

View Item View Item