Analisis implementasi manajemen PR pada program Merdeka Belajar sebagai kegiatan edukasi dalam pelayanan publik: Studi deskriptif di Museum Geologi Bandung

Widiantara, Ihza Pasha (2025) Analisis implementasi manajemen PR pada program Merdeka Belajar sebagai kegiatan edukasi dalam pelayanan publik: Studi deskriptif di Museum Geologi Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Full text not available from this repository. (Request a copy)

Abstract

INDONESIA: Merdeka Belajar merupakan salah satu program kerja yang diadakan di Museum Geologi Bandung yang bergerak di bidang edukasi dalam pelaksanaan pelayanan publik yang ditujukan kepada anak-anak sekolah dasar. Kegiatan “Merdeka Belajar” ini merupakan salah satu program edukasi inovatif. Program ini menggunakan metode pendidikan yang interaktif serta atraktif dan informatif sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman, pemahaman dalam mempelajari ilmu kebumian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Public Relations yang dilakukan pada program kerja “Merdeka Belajar” di Museum Geologi Bandung sebagai pelaksanaan kegiatan edukasi dan pelayanan publik dengan merujuk pada konsep Fungsi-fungsi Manajemen oleh Nickels, McHug dan McHugh, ialah: Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Directing (Pengimplementasian), Controlling (Pengendalian). Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang dituangkan melalui metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara mendalam terhadap pihak internal Perusahaan yaitu ketua tim edukasi dan informasi, humas dan pemandu. Data yang dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi untuk memperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan aspek planning yang dilakukan Museum Geologi Bandung melalui “Merdeka Belajar” didasarkan pada persiapan dan perencanaan tujuan, target, strategi, penentuan sumber daya dan penetapan indikator pelaksanaan. Aspek organizing didasarkan pada proses pengorganisasian pada penempatan SDM, penetapan tugas, prosedur kerja, struktur organisasi dan pengembangan SDM sebagai tenaga kerja. Aspek directing yaitu pemberian motivasi, pelaksanaan program, kolaborasi dan pemanfaatan media sosial. Aspek controlling yaitu pengendalian dan monitoring meliputi evaluasi keberhasilan program, melakukan langkah klarifikasi dan koreksi serta melakukan pelaporan terhadap program yang telah dilaksanakan. Manajemen PR yang dilaksanakan dalam program “Merdeka Belajar” digunakan sebagai alat untuk membantu proses pelaksanaan program menjadi lebih terperinci dan terstruktur dari setiap langkahnya mencapai tujuan pelayanan dan pemberian edukasi mengenai ilmu kebumian, serta upaya implementasi program kerja yang berhasil mencapai visi, misi dari Museum Geologi Bandung. ENGLISH: The “Merdeka Belajar” program is an educational initiative organized by the Geology Museum Bandung, aimed at providing learning experiences for elementary school students within the framework of public service. The “Merdeka Belajar” program is an innovative educational initiative that applies interactive, attractive, and informative learning methods to enhance children’s understanding of earth science. This study aims to analyze the implementation of Public Relations Management within the “Merdeka Belajar” program at the Geological Museum Bandung, an educational and public service initiative, referring to the Management Functions framework proposed by Nickels, McHugh, and McHugh, which includes Planning, Organising, Directing, and Controlling. This study Adopting a constructivist paradigm, the research uses a qualitative approach presented through a descriptive qualitative method. Data were gathered through document analysis and in-depth interviews with key stakeholders corporation including the head of the education and information team, public relations officers, and guides. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that planning at the Geology Museum involves setting goals and targets, formulating strategies, allocating resources, and defining performance indicators. Organizing includes structuring human resources, assigning tasks, establishing work procedures, and developing staff competencies. Directing covers program execution, providing motivation, fostering collaboration, and utilizing social media for outreach. Controlling involves monitoring, evaluating program outcomes, making necessary corrections, and reporting on program implementation. The application of PR management in the “Merdeka Belajar” program enables a structured and systematic approach, ensuring that each stage contributes to the effective delivery of public service and earth science education. Moreover, it supports the successful realization of the museum’s vision and mission while enhancing engagement and learning experiences for the target audience.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Manajemen PR; Merdeka Belajar; Museum Geologi; Kegiatan Edukasi; Pelayanan Publik
Subjects: Social Interaction, Interpersonal Relations
Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication
Social Interaction, Interpersonal Relations > Content of Communication
General Management > Management for Enterprises
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Hubungan Masyarakat
Depositing User: Ihza Pasha Widiantara
Date Deposited: 12 Mar 2026 06:51
Last Modified: 12 Mar 2026 06:51
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128808

Actions (login required)

View Item View Item