Amalia, Siska (2026) Penerapan model pembelajaran Blended Learning tipe Station Rotation untuk meningkatkan pemahaman konsep pada mata pelajaran IPAS siswa Sekolah Dasar: Penelitian kuasi eksperimen di Kelas IV SD Laboratorium UPI Cibiru. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Full text not available from this repository.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS SD Laboratorium UPI. Hal ini disebabkan karena siswa seringkali mengalami kesulitan dalam menginterpretasi konsep IPAS, penerapan model dan metode yang cenderung berpusat pada guru, sehingga siswa memiliki daya tahan fokus pembelajaran yang kurang, karena guru kurang memperhatikan perbedaan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep pada mata pelajaran IPAS siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol , mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran blended learning tipe station rotation siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas eksperimen, mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan pemahaman konsep pada mata pelajaran IPAS siswa kelas eksperimen dan kontrol, serta mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep pada mata pelajaran IPAS antara kelas yang menerapkan model blended learning tipe station rotation dan kelas yang menerapkan model direct instruction.Hipotesis pada penelitian ini yaitu terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep mata pelajaran IPAS siswa yang mengikuti kelas eksperimen dan kelas kontrol.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuasi eksperimen non-equivalent control group design dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Laboratorium UPI Cibiru dengan sampel terdiri dari kelas yang menerapkan model blended learning tipe station rotation sebagai kelas eksperimen dan yang menerapkan model direct instruction sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa dengan rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 52,91 sebesar 50,21 di kelas kontrol. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yaitu 83,41 dan sebesar 69,35 di kelas kontrol. Keterlaksanaan model blended learning tipe station rotation dengan rata-rata persentase aktivitas siswa sebesar 85% dan aktivitas guru sebesar 90% dengan kategori “Sangat Baik”. Terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan kemampuan siswa dengan nilai uji t posttest yaitu 0,0001< 0,05. Terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan hasil uji t-independent N-Gain menunjukkan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Adapun nilai rata-rata N-Gain kelas kontrol sebesar 0,39 dengan kategori “sedang” dan kelas eksperimen sebesar 0,65 dengan kategori “sedang”. Dengan demikian. Model pembelajaran blended learnring tipe station rotation lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada mata Pelajaran IPAS siswa sekolah dasar.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Model Pembelajaran Blended Learning; Station Rotation; Pemahaman Konsep; IPAS |
| Subjects: | Educational Institutions, Schools and Their Activities > Students Elementary Education > Elementary Education in Indonesia Education, Research |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Siska Amalia |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 08:31 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 08:31 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130056 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



