Pengaruh inflasi BI rate dan nilai tukar terhadap harga saham pada perusahaan subsektor telekomunikasi yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2017–2023

Aulia, Ergianno Krisna (2025) Pengaruh inflasi BI rate dan nilai tukar terhadap harga saham pada perusahaan subsektor telekomunikasi yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2017–2023. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img] Text
1_cover.pdf

Download (210kB)
[img] Text
2_abstrak.pdf

Download (192kB)
[img] Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (249kB)
[img] Text
4_daftarisi.pdf

Download (223kB)
[img] Text
5_bab1.pdf

Download (496kB)
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (659kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (945kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (221kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis sektor telekomunikasi dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, serta kontribusinya yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Meskipun termasuk sektor yang stabil, harga saham perusahaan telekomunikasi tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, di antaranya inflasi, BI Rate, dan nilai tukar. Namun, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh ketiga variabel tersebut masih menunjukkan inkonsistensi, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang fokus pada sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2017– 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh inflasi, BI Rate, dan nilai tukar secara parsial maupun simultan terhadap harga saham perusahaan sub sektor telekomunikasi di ISSI. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel penelitian mencakup lima perusahaan, yaitu PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), dan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD). Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda yang meliputi uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi, menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi, BI Rate, dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Namun secara simultan, ketiganya berpengaruh signifikan, dengan F hitung 3,32997 > F tabel 2,87 dan signifikansi 0,032158 < 0,05. Nilai Adjusted R² sebesar 0,2437 mengindikasikan bahwa 24,37% variasi harga saham dijelaskan oleh ketiga variabel, sedangkan 75,63% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa indikator makroekonomi perlu dipertimbangkan secara simultan dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal syariah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Inflasi; BI Rate; Nilai Tukar; Harga Saham; Telekomunikasi; Indeks Saham Syariah Indonesia; ISSI
Subjects: Public Finance > Fiscal Policy, Public Borrowing, Debt, Expenditure
Macroeconomics and Related Topics > Macroeconomics Policy
Accounting > Financial Reporting
General Management > Financial Management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Manajemen Keuangan Syariah
Depositing User: Ergianno krisna aulia Aulia
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:10
Last Modified: 22 Apr 2026 07:12
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130311

Actions (login required)

View Item View Item