Hibatullooh, Naufal Nuryaasir (2026) Analisis yuridis terhadap putusan Mahkamah Konstitusi nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang pemisahan pemilihan umum nasional dan pemilihan daerah perspektif Siyasah Qadhaiyyah. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (300kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (402kB) | Preview |
|
|
Text
3_keterangan bebas plagiarism.pdf.pdf Download (207kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (207kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (644kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (690kB) |
||
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (315kB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (646kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (434kB) |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (571kB) |
Abstract
Naufal Nuryaasir Hibatullooh, NIM 1223030085, Tahun 2026 skripsi yang berjudul “Analisis Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang Pemisahan Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dalam Perspektif Siyasah Qadhaiyyah”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lahirnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang menyatakan norma pemilu serentak lima kotak dalam Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada bersifat inkonstitusional bersyarat, karena menimbulkan berbagai persoalan konstitusional yang berdampak pada menurunnya kualitas demokrasi, rasionalitas pemilih, efektivitas penyelenggaraan pemilu, serta beban kerja penyelenggara pemilu. Putusan tersebut menata ulang desain keserentakan pemilu dengan memisahkan pemilu nasional dan pemilu daerah serta menetapkan jeda waktu tertentu di antara keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis pertimbangan majelis hakim Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang pemisahan pemilu dan pilkada; 2) mengkaji implikasi putusan tersebut terhadap sistem pemilu di Indonesia; dan 3) menelaah putusan tersebut dalam perspektif Siyasah Qadhaiyyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode yuridis normatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan Mahkamah Konstitusi, doktrin hukum tata negara, serta literatur fiqh siyasah. Kerangka teori yang digunakan meliputi teori kekuasaan kehakiman, teori kepastian hukum, serta konsep Siyasah Qadhaiyyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) putusan ini bersifat final dan mengikat serta menuntut tindak lanjut pembentuk undang-undang melalui perumusan regulasi untuk memperkuat kualitas demokrasi dan perlindungan hak konstitusional pemilih; 2) Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut berdampak pada perubahan desain keserentakan pemilu yang mempengaruhi kepastian hukum, kesinambungan pemerintahan daerah, serta relasi pemilu nasional dan daerah, sekaligus berimplikasi pada penyesuaian tahapan pemilu, masa jabatan kepala daerah daerah, DPRD, dan kebutuhan koordinasi serta anggaran.; dan 3) putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 merupakan bentuk ijtihad qada’i yang bertujuan menjaga keadilan dan kemaslahatan publik melalui penataan ulang desain pemilu. Pemisahan pemilu nasional dan pemilu daerah dipandang sejalan dengan kaidah dar’u al-mafasid muqaddam ‘ala jalb al-masalih, perlindungan kebutuhan daruriyyat, serta Maqasid al-syari’ah yaitu Hifz al-aql Menjaga akal khususnya menjaga rasionalitas pemilih, keadilan proses demokrasi, dan stabilitas pemerintahan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Putusan Mahkamah Konstitusi; Sistem Pemilu; Siyasah Qadhaiyyah |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Pengadilan Islam, Qada' Constitutional and Administrative Law > Election Law Constitutional and Administrative Law > Constitutional Law of Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Hukum Ketatanegaraan dan Politik Islam (Siyasah) |
| Depositing User: | Naufal Nuryaasir Hibatullooh |
| Date Deposited: | 06 May 2026 08:01 |
| Last Modified: | 06 May 2026 08:01 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130867 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



