M, Cantika Lutfiah (2026) Kasus keracunan siswa pada program Makan Bergizi Gratis (MBG): Analisis framing berita pada media daring detik.com dan republika.co.id edisi Oktober 2025. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (185kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (244kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (349kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (288kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (339kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, justru menimbulkan masalah dengan maraknya kasus keracunan pada penerima manfaatnya, terutama para siswa. Fenomena ini memicu berbagai macam pemberitaan oleh media massa termasuk media daring yang memiliki peran untuk membentuk pandangan publik melalui penyajian berita terkait keberlanjutan program pemerintah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media daring Detik.com dan Republika.co.id membingkai isu keracunan tersebut berdasarkan empat elemen framing menurut Robert N. Entman yaitu define problems (pendefinisian masalah), diagnose causes (perkiraan penyebab masalah), make moral judgement (keputusan moral), dan treatment recommendation (saran penyelesaian). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman. Objek penelitian yang dipilih yaitu 14 berita, diantaranya 7 dari masing-masing media yang diunggah pada periode Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, kemudian dianalisis untuk melihat bagaimana kedua media mengonstruksi realitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dalam pembingkaian berita antara kedua media. Detik.com membingkai isu secara kritis dan lugas dengan menyoroti kelemahan sistem, kelalaian pelaksana, hingga dampaknya bagi siswa. Sedangkan Republika.co.id membingkai isu secara hati-hati, lebih moderat dengan menggambarkan kasus keracunan tersebut sebagai peristiwa insidental dan optimis terhadap keberlanjutan programnya tanpa menyudutkan kebijakannya secara langsung. Dengan demikian, adanya perbedaan tersebut menunjukkan bahwa sudut pandang yang dihadirkan oleh media sangat memiliki pengaruh besar dalam pembentukan opini publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Detik.com menggunakan pembingkaian yang lebih kritis dengan menyoroti adanya kesalahan sistem, sedangkan Republika.co.id lebih moderat dan konsisten membangun sikap optimisme pada program tersebut.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Framing; Makan Bergizi Gratis; Keracunan Siswa; Media Daring |
| Subjects: | Indonesia Journalism and Newspapers in Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Cantika Lutfiah M |
| Date Deposited: | 07 May 2026 08:01 |
| Last Modified: | 07 May 2026 08:01 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131074 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



