Apriansyah, Miftah Solehuddin (2026) Analisis hukum terhadap tindak pidana judi online menurut Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 di Indonesia dan enakmen 18 Kedah Darul Aman 2014 di Malaysia. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (77kB) | Preview |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (189kB) | Preview |
|
|
Text (Halaman Pernyataan Bebas Plagiarisme)
Halaman Pernyataan Bebas Plagiarisme .pdf Download (64kB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Isi)
Daftar Isi.pdf Download (206kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab 1.pdf Download (459kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (585kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (299kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (426kB) |
||
|
Text (BAB V)
Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
||
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
||
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (343kB) |
Abstract
Hukum pidana Islam mengenai judi online di era modern menunjukkan variasi signifikan antar wilayah yurisdiksi. Aceh dan kedah, meskipun sama-sama berlandaskan syariat Islam, memiliki pendekatan politik hukum yang berbeda dalam mentransformasikan teks keagamaan ke dalam hukum positif. Perbedaan ini dipicu oleh adanya negosiasi antara nilai-nilai tradisional keagamaan dengan tuntutan sistem hukum nasional serta konteks sosial politik global yang melingkupi kedua wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan, pertama menganalisis sanksi judi online dalam Pasal 19 sampai pasal 22 Qanun Jinayat Aceh Nomor 6 Tahun 2014, kedua menganalisis sanksi judi online dalam Seksyen 16 enakmen kedah Tahun 2014, ketiga membandingkan sanksi judi online dalam Pasal 19 sampai pasal 22 Qanun Jinayat Aceh Nomor 6 Tahun 2014 dan Seksyen 16 enakmen kedah Tahun 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan (comparative approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber data utama berasal dari bahan hukum primer berupa regulasi pidana di Aceh dan kedah, serta bahan hukum sekunder berupa literatur akademik. Dalam penelitian ini teori yang paling umum dalam kajian hukum, pertama teori perbandingan hukum (Levi Ulman) digunakan untuk melihat dan menganalisis perbedaan serta persamaan antara berbagai sistem hukum, kedua teori pluralisme hukum memberikan sudut pandang bahwa dalam praktiknya hukum tidak berdiri secara tunggal, ketiga teori efektivitas (Soerjono Soekanto) hukum dimanfaatkan untuk menilai sejauh mana suatu aturan hukum dapat di implementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama sanksi judi online di Aceh tergantung dari jumlah keuntungan dari perjudian yang bersifat moderat-ijtihadiah agar selaras dengan bingkai hukum nasional Indonesia, Kedua di kedah, sanksi yang menetapkan batas maksimal dari sanksi yakni Denda dan penjara sebagai sanksi utama tanpa cambuk yang memiliki ruang fleksibilitas Kedah lebih mengandalkan mekanisme kelembagaan dan otoritas agama resmi negeri, Ketiga perbedaan terletak pada Aceh lebih mengedepankan integrasi nasional sementara kedah lebih menekankan pada purifikasi agama
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Judi online; Qanun Jinayat; enakmen jinayat; Perbandingan Hukum |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Pidana Islam, Jinayat Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Perbandingan Hukum Pidana Islam dengan Hukum Lain |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
| Depositing User: | Miftah Sholehuddin Apriansyah |
| Date Deposited: | 12 May 2026 02:56 |
| Last Modified: | 12 May 2026 02:56 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131236 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



